Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |07:51 WIB

Permintaan tenaga kerja di beragam negara terus meningkat seiring kejadian penuaan populasi (aging population) nan terjadi di sejumlah negara maju. (Foto ;Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Permintaan tenaga kerja di beragam negara terus meningkat seiring kejadian penuaan populasi (aging population) nan terjadi di sejumlah negara maju, seperti Jepang dan Jerman. Kondisi ini membuka kesempatan besar bagi tenaga kerja Indonesia untuk mengisi kebutuhan di beragam sektor, mulai dari manufaktur, perawatan lansia, perhotelan (hospitality), hingga pertanian.
Namun, pemerintah menilai kesempatan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Selain tetap terbatasnya kesiapan tenaga kerja, praktik penempatan pekerja migran nonprosedural juga tetap terjadi sehingga berisiko merugikan calon pekerja.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Leontinus Alpha Edison, mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi dan perlindungan bagi calon pekerja migran agar bisa bersaing di pasar kerja internasional melalui jalur resmi.
“Kita tidak sekadar memberangkatkan orang. Kita menyiapkan agar mereka berangkat dengan terampil, terlindungi, dan tidak perlu khawatir. Peluangnya besar, dan tugas kami sebagai penyelenggara negara memastikan jalurnya resmi dan aman,” ujar Leontinus, Rabu (24/6/2026).
Menurut dia, edukasi mengenai migrasi kondusif menjadi krusial agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan kerja di luar negeri tanpa terjebak praktik penempatan ilegal.
“Sebagian kesempatan belum terserap optimal dan praktik penempatan nonprosedural tetap terjadi. Ini menegaskan pentingnya edukasi migrasi kondusif serta keterhubungan calon pekerja migran dengan jalur resmi,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenko PM menggelar Global Talent Day. Hal ini ditujukan untuk menyiapkan talenta Indonesia, calon pekerja migran, siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), dan mahasiswa agar mempunyai keahlian nan dibutuhkan pasar kerja global.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·