Permintaan dari China Turun, Thailand Jual Murah Durian via Live Streaming

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pasar Durian di Bangkok, Thailand Foto: Reuters/Athit Perawongmetha

Produksi durian di Thailand diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 33 persen musim ini menjadi sekitar 2,1 juta ton, dengan puncak panen bulan depan. Namun, kelebihan pasokan durian membikin Thailand kewalahan.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (30/4), melemahnya permintaan dari China sebagai pasar ekspor terbesar membikin nilai durian melemah.

Penjual online terkemuka Thailand, Pimradaporn Benjawattanapat alias Pimrypie, memimpin siaran langsung di media sosial pada Selasa (28/4) malam, menawarkan produknya kepada 31 juta pengikutnya di TikTok dan Facebook.

Dikenal sebagai penjual beragam peralatan mulai dari saus ikan mereknya sendiri hingga minyak wangi mewah, Pimrypie mematok nilai durian Monthong premium di kisaran 100 baht (setara Rp 53.160) per buah, jauh di bawah nilai pasar pada umumnya. Beberapa buah "jumbo" dijual dengan nilai 480 baht (setara Rp 255.170), dibandingkan dengan 700-800 baht (setara Rp 372.124-Rp 428.284) untuk durian berukuran serupa dalam kondisi normal.

"Saya mendesak penduduk Thailand untuk menjaga melestarikan satu-satunya jantung bangsa nan tersisa, buah nan tetap menghasilkan pendapatan: durian," katanya saat mengawali siaran langsung nan berjalan selama 4 jam, nan ditonton 700 ribu penonton di beragam platform.

"Durian adalah kebanggaan kita. Jangan biarkan kebanggaan itu lenyap dari kebun-kebun kita," lanjutnya.

Pasar Durian di Bangkok, Thailand Foto: Reuters/Athit Perawongmetha

Hampir 8 juta orang menonton siaran langsung Pimrypie di FB saja, menghasilkan nyaris 2 juta komentar secara langsung. Dia menjual rugi durian setelah membeli hasil panen dari perkebunan di Chanthaburi, ibu kota durian bumi nan terkenal dengan varietas Monthong-nya. Namun, Pimrypie tidak segera mengungkap volume penjualan di seluruh platform.

Siaran langsungnya merupakan bagian dari upaya pemerintah Thailand untuk menggunakan perdagangan langsung (live commerce) guna mencegah penumpukan pasokan dalam negeri. Thailand mempunyai sekitar 850 ribu penjual perdagangan video (video commerce sellers) nan mendorong 1,3 miliar transaksi, dengan pertumbuhan nan melampaui negara-negara lain di Asia Tenggara menurut laporan tahun 2025 oleh Google, Temasek Holdings, Bain & Company.

Strategi ini sekarang diperluas ke luar negeri. Menteri Perdagangan Suphajee Suthumpun mengikuti sesi 3 jam pekan ini dengan host siaran langsung China nan menghasilkan pesanan durian senilai 15 juta baht dari konsumen China daratan.

meski sekitar 30 persen durian dikonsumsi dalam negeri, tapi sebagian besar diekspor ke luar negeri, sehingga petani jadi pihak nan rentan ketika permintaan luar negeri melemah.

Durian merupakan salah satu ekspor pertanian Thailand nan paling berharga. Thailand mengekspor lebih dari 979 ribu ton durian senilai USD 4,37 miliar tahun lalu.

Kerentanan ini meningkat seiring dengan upaya China menghadapi pemulihan konsumen nan lebih lemah dan pemeriksaan nan lebih ketat terhadap produk impor. Meningkatnya persaingan dari pemasok area seperti Vietnam dan Malaysia juga telah mengikis pangsa pasar Thailand di pasar China daratan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan