Perlukah Mencuci Jamur sebelum Dimasak? Ini Kata Ahli

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Perlukah Mencuci Jamur sebelum Dimasak? Ini Kata Ahli

Ilustrasi jamur. (Foto: dok Magnific/photoroyalti)

JAKARTA - Jamur adalah bahan makanan nan nikmat sekaligus menyehatkan. Tetapi banyak orang tetap bingung apakah jamur perlu dicuci sebelum dimasak. Ada juga pertanyaan, apakah jamur enoki nan warnanya sudah terlihat agak cerah tetap kondusif untuk dimakan?

Menurut para mahir dari Taiwan dan Jepang, sebagian besar jamur nan dijual di pasaran ditanam di lingkungan nan bersih sehingga tidak perlu dicuci. Mencuci jamur justru bisa membikin nutrisinya hilang. Mereka juga menyarankan untuk langsung membuang jamur enoki jika kondisinya sudah memenuhi empat karakter tertentu.

4 Jenis Jamur Ini Tidak Perlu Dicuci

Melansir The Standard, Badan Pertanian dan Pangan Taiwan (AFA) menyebut, jamur-jamur nan dibeli di swalayan, seperti jamur enoki, king oyster (jamur tiram raja), bunashimeji, dan jamur beech putih, ditanam menggunakan teknik budi daya nan steril, seperti di dalam kantong bibit alias botol. Proses penanamannya sama sekali tidak menggunakan pestisida kimia.

Jadi, Anda hanya perlu membuang sisa-sisa serbuk kayu nan menempel dan memotong bagian akarnya sebelum dimasak. Tidak perlu dicuci sama sekali!

Sementara itu, untuk jamur shitake dan jamur kuping nan dibudidayakan di tempat semi-terbuka, AFA menyarankan untuk membilasnya sejenak saja di bawah air mengalir sebelum dimasak guna membuang debu di permukaannya. Kuncinya, jangan direndam terlalu lama dan langsung masak setelah dibilas agar rasa dan teksturnya tetap lezat.

Mencuci Jamur Bisa Merusak Rasa

Pakar sayuran asal Jepang, Tetsu Aogami, juga menyebut bahwa mencuci jamur sebelum memasaknya bakal sangat mengurangi rasa dan teksturnya. Selain itu, nutrisi nan larut dalam air, seperti vitamin B juga bakal ikut terbuang.

Ia menyarankan untuk langsung memasak jamur setelah kemasannya dibuka dan bagian akarnya dibuang. Akan tetapi, jika jamur nan Anda miliki adalah hasil petikan dari alam liar, jamur tersebut mungkin kotor terkena debu alias kotoran dari lingkungan sekitarnya. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑