Ilustrasi(Dok Istimewa)
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berperan-serta dalam Bali Interfood Expo 2026 nan diselenggarakan pada 2 – 4 September 2026 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya BPDP memperluas komunikasi publik sekaligus memperkenalkan peran dan program BPDP kepada masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor Food & Beverage dan Hospitality.
Bali Interfood Expo 2026 merupakan pameran internasional nan mempertemukan produsen, importir, distributor, HoReCa buyers, food processors, dan beragam ahli industri. Penyelenggaraan ke-7 ini diikuti lebih dari 150 perusahaan lebih dari 15 negara, dengan luas area sekitar 4.400 m² serta sasaran lebih dari 10.000 trade visitors dan lebih dari 500 business matching.
Melalui kehadiran booth BPDP, visitor memperoleh info mengenai peran dan program BPDP secara langsung. Tidak hanya menyampaikan informasi, juga membuka ruang hubungan dan obrolan dengan visitor sehingga komunikasi berjalan secara dua arah.
“Bali Interfood Expo menjadi ruang nan tepat bagi BPDP untuk memperkenalkan bahwa komoditas perkebunan tidak berakhir pada produk bahan baku, tetapi mempunyai potensi nan luas untuk dikembangkan menjadi beragam produk berbobot tambah. Melalui hubungan langsung di booth, kami mau masyarakat semakin mengenal peran BPDP sekaligus memandang lebih dekat potensi hilirisasi komoditas perkebunan Indonesia,” kata Bryan M. Chaerandi Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP dalam keterangan nan diterima hari ini.
Kehadiran BPDP dalam pameran ini juga diarahkan untuk memperluas komunikasi dengan pelaku industri nan mempunyai keterkaitan dengan pengembangan produk turunan perkebunan.
Selain menghadirkan booth, BPDP turut melibatkan UMKM Cokelatin Signature dalam aktivitas untuk memperkenalkan produk dan potensi pengembangan upaya pada forum nan mempertemukan pelaku upaya dan buyer sektor Food & Beverage.
“Kami berambisi kehadiran BPDP di forum seperti ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, juga membuka lebih banyak ruang kerjasama dan memperkenalkan beragam potensi produk turunan perkebunan kepada masyarakat maupun pelaku industri,” tambah Bryan.
Selama tiga hari pameran, BPDP secara aktif melaksanakan edukasi program, hubungan dengan pengunjung, dan beragam aktivasi booth. Kehadiran tersebut mendapat apresiasi dengan diraihnya penghargaan sebagai Stand Terbaik dalam Bali Interfood Expo 2026. Penghargaan ini menjadi corak apresiasi terhadap konsep, penyajian, dan penyelenggaraan booth BPDP selama kegiatan.
Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat kegunaan booth BPDP sebagai media komunikasi publik nan interaktif dalam meningkatkan visibilitas dan awareness masyarakat serta pelaku upaya terhadap BPDP dan program-program nan dikelolanya.
Melalui partisipasi dalam Bali Interfood Expo 2026, BPDP terus mendorong komunikasi publik nan informatif dan interaktif, sekaligus memperluas jejaring dengan masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan serta hilirisasi komoditas perkebunan Indonesia.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·