Perkuat Teknososiopreneur, Lahirkan Lulusan Adaptif dan Miliki Kepedulian Sosial

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Perkuat Teknososiopreneur, Lahirkan Lulusan Adaptif dan Miliki Kepedulian Sosial Ilustrasi(Dok Istimewa)

UNIVERSITAS Trilogi  menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan wisuda tahun akademik 2026 nan digelar di kampus Universitas Trilogi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026). Mengusung tema “Mengakselerasi Teknososiopreneur Berdampak untuk Indonesia”, wisuda tahun ini menjadi momentum krusial bagi kampus tersebut untuk memperkuat perannya dalam melahirkan lulusan nan adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap mempunyai nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Melalui keterangan nan diterima hari ini menyebut pada wisuda kali ini, Universitas Trilogi meluluskan 616 wisudawan nan terdiri dari 479 lulusan Program Sarjana dan 137 lulusan Program Magister Manajemen. Dengan tambahan tersebut, total alumni Universitas Trilogi sekarang mencapai 9.644 lulusan nan tersebar di beragam sektor pekerjaan dan industri. Sebelumnya, Universitas Trilogi juga sukses masuk ranking 31 bumi kategori University Based Entrepreneurial Project dalam pemeringkatan The World University Rankings for Innovation (WURI), sebagai corak pengakuan atas penemuan dan kontribusi sosial kampus di tingkat global.

Prosesi wisuda turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koperasi  Ferry Joko Juliantono, Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital nan juga Ketua Ikatan Alumni STEKPI-Trilogi, Ahmad Ridha Sabana, serta Ketua Dewan Pembina Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) nan juga mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat era Presiden Soeharto, Haryono Suyono. 

Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan perhatian terhadap peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia nan semakin kompleks.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan, dalam sambutannya meng apresiasi  seluruh civitas akademika Universitas Trilogi atas konsistensinya menjaga kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab besar untuk melahirkan generasi nan tidak hanya kompeten secara akademik,  juga bisa beradaptasi di tengah perubahan bumi kerja dan transformasi digital.

“Saya memberikan apresiasi kepada civitas akademika Universitas Trilogi atas komitmennya dalam menjaga marwah pendidikan tinggi di Indonesia. Pilihan orang tua nan mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Universitas Trilogi merupakan langkah nan tepat, lantaran kampus ini konsisten menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berkekuatan saing global,” ujarnya.

Ia juga menilai tema wisuda tahun ini relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, di tengah derasnya transformasi digital, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya menguasai teknologi, juga tetap mempunyai nilai kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam berkarya. “Tema wisuda hari ini merupakan panggilan strategis bagi para lulusan. Di tengah perubahan teknologi nan begitu cepat, nilai kemanusiaan justru menjadi pembeda nan esensial bagi lulusan Universitas Trilogi,” sampainya lagi.

Perkuat Teknososiopreneur

Rektor Universitas Trilogi, Pramono Hari Adi, mengatakan, perguruan tinggi kudu bisa melahirkan generasi nan tidak hanya siap bekerja, juga bisa menciptakan kesempatan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Karena itu, konsep teknososiopreneur terus diperkuat sebagai identitas utama Universitas Trilogi dalam proses pembelajaran dan pengembangan mahasiswa.

“Saya percaya, lulusan Universitas Trilogi mempunyai kapabilitas untuk menjadi generasi pembaharu. Generasi nan bisa menjawab tantangan ekonomi dengan produktivitas dan keberanian,” ujarnya. Menurutnya, keberanian untuk berinovasi dan keahlian membaca perubahan menjadi bekal krusial bagi lulusan dalam menghadapi persaingan dunia nan semakin terbuka.

Sementara itu, Ketua YPPIJ, Arissetyanto Nugroho, menegaskan  Universitas Trilogi tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial mahasiswa. “Universitas Trilogi tidak hanya mau melahirkan lulusan nan menguasai pengetahuan pengetahuan dan teknologi, tetapi juga lulusan nan mempunyai kepekaan sosial, jiwa kewirausahaan, serta kemauan untuk menciptakan akibat nyata,” tuturnya.

Melalui wisuda tahun ini, Universitas Trilogi berambisi para lulusan dapat menjadi bagian dari generasi nan bisa membawa perubahan positif bagi Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial nan terus berlangsung, lulusan Universitas Trilogi dituntut tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga penggerak penemuan dan pemberdayaan masyarakat. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia