Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |16:30 WIB

Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta

MNC Sekuritas (Foto: Okezone)

JAKARTA - Literasi finansial menjadi salah satu bekal krusial nan perlu dimiliki masyarakat untuk menghadapi beragam tantangan di masa depan. Menyadari pentingnya perihal tersebut, MNC Sekuritas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi finansial dan pasar modal melalui aktivitas Sosialisasi, Edukasi, dan Literasi Pasar Modal nan diselenggarakan di SMA Negeri 46 Jakarta pada Jumat (05/06/2026).

Dalam aktivitas tersebut, para pembimbing dan tenaga pendidik SMAN 46 Jakarta mengikuti pemaparan mengenai dasar-dasar pasar modal, faedah berinvestasi, serta pentingnya membangun kebiasaan finansial nan sehat. Materi disampaikan secara interaktif oleh Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas Andri Muharizal Putra.

Kepala Sekolah SMAN 46 Jakarta Achmad Safari mengatakan bahwa literasi ini bermaksud untuk membangun ketahanan finansial individual sekaligus mencetak pendidik nan bisa menjadi pemasok literasi finansial di lingkungan sekolah.

“Literasi finansial tidak hanya krusial untuk kesejahteraan pribadi guru, tetapi juga untuk membentuk pendidik nan bisa memberikan pemahaman finansial nan baik kepada muridnya dan enambah wawasan praktis bagi pembimbing (khususnya pembimbing Ekonomi/ IPS) untuk memperkaya materi ajar dengan studi kasus riil di pasar modal,” ujar Achmad.

Dalam pemaparannya, Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas Andri Muharizal Putra menyampaikan tersedianya beragam macam instrumen investasi di pasar modal Indonesia, serta pentingnya mengenali profil risiko, memahami tujuan investasi, dan mewaspadai beragam corak investasi terlarangan nan tetap marak ditemukan. 

"Di era digital saat ini, akses terhadap info dan produk investasi semakin mudah. Dengan bekal pengetahuan nan tepat, pembimbing diharapkan dapat lebih kritis dalam mengambil keputusan keuangan. Oleh lantaran itu, mereka perlu dibekali pemahaman nan memadai agar dapat memanfaatkan teknologi secara positif, termasuk untuk membangun kebiasaan investasi nan terencana, aman, dan sesuai dengan tujuan keuangan," kata Andri.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com