Ilustrasi(Dok Istimewa)
Universitas Bunda Mulia (UBM) resmi meluncurkan The UBM Research Center for Data Science & AI, sebuah pusat penelitian nan dirancang untuk mendekatkan pengembangan teknologi Data Science dan Artificial Intelligence (AI) dengan persoalan nyata di industri dan masyarakat. Kehadiran pusat riset ini menempatkan UBM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia nan mempunyai pusat penelitian Data Science dan AI berbasis kerjasama internasional.
Peresmian pusat riset nan berlokasi di UBM Kampus Serpong ini dihadiri langsung oleh Founder Yayasan Pendidikan Bunda Mulia, Djoko Susanto. Fasilitas ini memperkuat komitmen UBM dalam membangun ekosistem AI nan terintegrasi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengembangan solusi teknologi nan aplikatif.
Jejaring Kolaborasi Internasional dan Nasional
The UBM Research Center for Data Science & AI dikembangkan melalui jejaring kerjasama luas. Di tingkat internasional, UBM bekerja sama dengan Tsinghua Shenzhen International Graduate School (SIGS), Tiongkok, untuk pengembangan pengajaran berwawasan global. Bersama National Chung Cheng University (CCU), Taiwan, UBM membangun Joint AI Research Center nan berfokus pada Smart City dan Sustainable AI. Dukungan dari Google for Education juga turut memperkuat ekosistem pembelajaran melalui pengembangan AI Lab.
Di dalam negeri, UBM menjalin kemitraan strategis dengan Alfamart untuk penelitian AI di sektor ritel. Selain itu, kerjasama dengan Digital Place Vision Pte. Ltd., Singapura, telah menghasilkan penemuan UBM AI Tutor, platform pembelajaran berbasis AI pertama di Indonesia nan terintegrasi dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Penguatan riset juga dilakukan berbareng lembaga nasional terkemuka seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Tiga Pilar Utama Pengembangan AI
Dekan Fakultas Teknologi dan Desain UBM, Adhiguna Mahendra, menjelaskan bahwa pusat riset ini berdiri di atas tiga pilar utama: Creating Value, Delivering Impact, dan Reshaping the Future.
“Creating Value berfaedah menghasilkan penemuan nan meningkatkan efisiensi dan nilai ekonomi. Delivering Impact menekankan solusi untuk persoalan nyata di masyarakat dan industri, sedangkan Reshaping the Future adalah komitmen kami menghadirkan teknologi untuk masa depan nan pandai dan berkelanjutan,” ujar Adhiguna.
Integrasi Akademik dan Industri
Peluncuran akomodasi ini semakin memperkokoh posisi UBM nan sebelumnya telah mempunyai Program Studi S1 Data Science dan S1 Artificial Intelligence pertama di Indonesia. Melalui pusat riset ini, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi terlibat langsung dalam mengolah kasus nyata industri, mengembangkan prototipe, dan bekerja-sama dengan master internasional.
Program Studi Data Science UBM konsentrasi pada integrasi statistika dan bisnis, sementara Program Studi Artificial Intelligence mendalami bagian terkini seperti Machine Learning, Generative AI, Large Language Models, hingga Responsible AI.
Acara peresmian ditutup dengan sesi workshop nan menghadirkan beragam narasumber mahir untuk membahas penerapan strategis Data Science dan AI guna menjawab tantangan zaman.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·