Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, MediaMIND 2026 menarik antusiasme tinggi dari insan pers. Kompetisi ini diikuti oleh 782 wartawan nan mendaftarkan diri pada kategori karya tulis, video, foto, dan infografis. Dari jumlah tersebut, sebanyak 269 peserta mengirimkan total 612 karya jurnalistik nan kemudian dinilai melalui proses seleksi independen oleh LKBN ANTARA berbareng penyunting dan wartawan senior media nasional.
Sebanyak 60 wartawan dari beragam media nasional dan wilayah resmi lolos ke babak final Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2026. Para finalis bakal mengikuti rangkaian site visit ke wilayah operasional Anggota Grup MIND ID untuk mendapatkan pengalaman langsung mengenai operasional pertambangan, hilirisasi, dan kontribusi industri mineral bagi pembangunan nasional.
Head of Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika mengatakan MediaMIND dirancang sebagai arena kejuaraan karya jurnalistik, sekaligus sebagai ruang pembelajaran bagi wartawan untuk memahami lebih dalam dinamika industri pertambangan dan perannya dalam mendukung
pembangunan nasional.
"Melalui aktivitas ini, kami mau membuka ruang nan lebih luas bagi para wartawan untuk memandang secara langsung gimana sektor pertambangan dijalankan, gimana proses hilirisasi dilakukan, serta gimana perusahaan berupaya menghadirkan faedah bagi masyarakat dan daerah. Kami berambisi pengalaman tersebut dapat memperkaya perspektif peserta dalam menghasilkan karya jurnalistik nan informatif, berimbang, dan memberikan nilai tambah bagi publik," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).
Dalam rangkaian babak final, para peserta bakal mengunjungi sejumlah wilayah operasional Anggota Grup MIND ID, ialah PT ANTAM Tbk di Kolaka, PT Bukit Asam Tbk di Ombilin, PT Freeport Indonesia di Timika, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) di Kuala Tanjung, PT Timah Tbk di Batam, serta PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako. Melalui kunjungan tersebut, para finalis bakal memperoleh kesempatan untuk memandang langsung aktivitas operasional perusahaan, program hilirisasi, inisiatif keberlanjutan, serta berinteraksi dengan pekerja dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat membantu peserta menghadirkan narasi nan lebih komprehensif mengenai kontribusi sektor pertambangan bagi Indonesia. Selly menyampaikan bahwa karya-karya nan dihasilkan dalam MediaMIND diharapkan tidak berakhir sebagai bagian dari kejuaraan semata, tetapi dapat menjadi referensi dan jejak digital nan memperkaya pemahaman publik terhadap industri pertambangan nasional.
"Kami percaya media mempunyai peran krusial dalam membangun literasi publik. Karena itu, MediaMIND tidak hanya berupaya menghasilkan karya terbaik, tetapi juga mendorong terciptanya narasi nan bisa menggambarkan secara utuh tantangan, peluang, dan kontribusi sektor pertambangan bagi masa depan Indonesia," ujarnya.
Sebagai holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID berkomitmen untuk terus membuka ruang perbincangan dan kerjasama dengan media agar transformasi sektor pertambangan, hilirisasi mineral, dan beragam upaya pembuatan nilai tambah dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya alam Indonesia dapat terus dikawal berbareng untuk mendukung penguatan kedaulatan ekonomi nasional.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·