Awaludin
, Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |09:39 WIB

Penjara Adra di Damaskus, Suriah (foto: dok Roya News)
JAKARTA - Mantan kepala penjara Suriah pada era rezim Bashar al-Assad, Samir Ousman Alsheikh (74), dijatuhi balasan 60 tahun penjara di Amerika Serikat (AS) lantaran terbukti memerintahkan dan terlibat dalam penyiksaan terhadap tahanan.
Dilansir dari bnonews, Jumat (18/9/2026). Departemen Kehakiman AS menyatakan, Alsheikh, dijatuhi balasan pada Kamis (17/9) setelah juri pada Maret menyatakan dirinya bersalah atas persekongkolan untuk melakukan penyiksaan, tiga dakwaan penyiksaan, penipuan visa, serta percobaan penipuan naturalisasi.
Alsheikh pernah memimpin Penjara Adra, nan juga dikenal sebagai Penjara Pusat Damaskus, di luar ibu kota Suriah, sekitar 2005 hingga 2008. Ia kemudian menjabat sebagai gubernur salah satu provinsi di Suriah.
Dalam persidangan, jaksa penuntut menyebut Alsheikh menggunakan penyiksaan sebagai corak balasan terhadap tahanan. Korbannya termasuk tahanan nan menolak perintah untuk melukai tahanan politik alias menyatakan support terhadap mereka.
Berdasarkan bukti nan disampaikan dalam persidangan, dua tahanan dikirim ke bagian bawah tanah penjara nan dikenal sebagai Sayap 13 setelah menolak perintah untuk melukai tahanan politik.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·