Peringati Waisak di Borobudur, Wamenekraf Irene Umar Terkesan dengan Doa dari 6 Pemimpin Agama

Sedang Trending 9 jam yang lalu

MAGELANG - Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026 kembali datang bertepatan dengan seremoni Waisak, mengusung tema “One Light One World”. Festival nan berjalan pada 29–31 Mei 2026 ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, spiritualitas, dan kemanusiaan, membujuk masyarakat untuk merayakan nilai perdamaian dan kemakmuran berbareng di area Borobudur.  

Berbagai candi berhistoris di area Borobudur kembali menjadi bagian dari perjalanan festival, menegaskan bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan juga inspirasi bagi masa depan. 

Rangkaian aktivitas dimulai dengan Merti Karuna Bhumi Festival & Larung Pelita Purnama Sidhi 2026 di Candi Pawon dan Sungai Progo, dilanjutkan dengan malam puncak BPF 2026 di Candi Borobudur, dan ditutup dengan Bhumi Mandala serta Hot Air Balloon Festival 2026 di Candi Ngawen, nan sukses menarik lebih dari 2.000 visitor antusias dari beragam wilayah dan delegasi internasional.  

Para Duta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberikan sambutan pada malam puncak di Candi Borobudur serta pesta rakyat dan pagelaran balon udara di pelataran Candi Ngawen. 

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan apresiasi atas doa-doa bagus dari enam pemimpin kepercayaan nan mencerminkan kesatuan masyarakat dunia, sekaligus menegaskan bahwa di Indonesia semangat persatuan lintas ketaatan dan budaya dapat terwujud dengan nyata.

"Rinpoche sendiri membawa lebih dari 200 siswa dari mancanegara untuk datang ke Borobudur. Dan ini bukan hanya sebuah peringatan hari Waisak, tapi juga merupakan sebuah pagelaran bagi penduduk sekitar nan sudah sangat dekat dengan Candi Borobudur. Di sinilah, berbeda-beda suku, ras, berbeda-beda agama, baik nan merayakan Waisak secara kepercayaan alias tidak, semuanya datang bersama-sama untuk memajukan ekonomi dan juga untuk kebersamaan, untuk satu kata: Cinta." ungkap Irene.  

Salah satu momen nan paling ditunggu adalah kehadiran kuartet Puteri Indonesia 2026, Savikara, nan menjalankan tugasnya sebagai Duta BPF segera setelah dinobatkan. Mereka adalah Agnes Aditya Rahajeng (Banten), Victoria Titisari Kosasieputri (Bali), Gisela Belicia Alma Thesalonica (DKI Jakarta 2), dan Karina Moudy Widodo (DKI Jakarta 3).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com