Peringatan Tsunami NTT Berakhir, Cek Peringatan Terbaru BMKG

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengakhiri Peringatan Dini Tsunami di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 07.30 WIB. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan BMKG bakal terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta ketinggian tsunami berasas observasi tinggi muka laut.

Nelly juga memastikan bakal menyampaikan pemutakhiran info kepada stakeholder dan masyarakat.

"Pada pukul 07.30 WIB Peringatan Dini Tsunami selesai, namun kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh rumor nan tidak dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Nelly dalam Konferensi Pers Daring, Sabtu (15/8/2026).

Selain itu, Nelly juga mengimbau agar masyarakat menghindari gedung nan retak alias rusak akibat gempa bumi, serta mewaspadai potensi gempa bumi susulan.

Untuk diketahui, gempa bermagnitudo 7,7 ini memberikan akibat guncangan dengan intensitas berbeda:

  • VII MMI: Dirasakan di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, dan Kota Mbay. Guncangan ini membikin nyaris semua masyarakat keluar rumah dan memicu kerusakan ringan pada bangunan.

  • VI MMI: Dirasakan di Wolowae (Kabupaten Nagekeo) dan Kota Bajawa, membikin penduduk terkejut dan lari keluar rumah.

  • V MMI: Dirasakan di Kota Borong dan Ruteng, dengan guncangan nan cukup kuat hingga membikin masyarakat terbangun dari tidur.

Sebagai informasi, gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dengan magnitudo 7,7. Episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur, alias sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman 10 kilometer. Tsunami setinggi 0,3 meter sempat terdeteksi di Labuan Bajo serta dilaporkan muncul di wilayah Sikka.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News