Peringatan Tsunami Gempa NTT Berakhir, Warga Diminta Tetap Jauhi Pantai

Sedang Trending 36 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan peringatan tsunami setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berakhir.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap menjauhi area pantai hingga ada info lebih lanjut dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mengantisipasi kemungkinan gempa susulan dan ancaman ikutan.

"Prioritas saat ini pastikan keselamatan masyarakat, mencegah akibat tambahan gempa, tsunami dan gempa susulan serta ancaman ikutan," kata Berton.

Menurut Berton, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terburu-buru kembali ke area pantai meski peringatan tsunami telah dinyatakan berakhir.

"Peringatan tsunami sudah di akhir, kami tetap imbau masyarakat jauhi pantai hingga betul-betul ada peringatan lain dari BMKG," ujarnya.

Selain menjauhi pantai, BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung memasuki gedung nan mengalami kerusakan akibat gempa, terutama gedung nan sudah mengalami keretakan.

"Jangan dulu memasuki gedung, terutama gedung nan sudah retak lantaran ancaman jika ada gempa susulan," kata Berton.

BNPB saat ini juga melakukan pendataan dan survei terhadap wilayah nan terdampak gempa. Data mengenai jumlah korban, kerusakan rumah maupun gedung lainnya tetap terus dihimpun dari lapangan.

"Saat ini jumlah korban, kerusakan dan gedung-gedung lain kami sampaikan begitu dapat info dari bawah," ujarnya.

Berton juga menegaskan bahwa dirinya bukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita