Perempuan di Bandung Disekap 3 Tahun Alami Buta dan Luka Berat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Perempuan di Bandung Disekap 3 Tahun Alami Buta dan Luka Berat Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat.(Antara)

KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap kasus penyekapan dan penganiayaan tragis nan menimpa seorang wanita berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung. Korban dilaporkan mengalami kebutaan permanen dan sejumlah luka berat setelah disekap oleh kekasihnya sendiri, berinisial TH, selama kurang lebih tiga tahun.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa berasas hasil visum medis, kondisi bentuk korban sangat memprihatinkan, terutama pada bagian wajah dan indra penglihatan.

"Yang pasti kedua matanya berasas hasil visum sudah mengalami kebutaan, itu nan paling parah. Kemudian enam gigi depan bagian atas rontok dan bibir korban sudah sumbing," ujar Hendra di Bandung, Jawa Barat, Senin (22/6).

Pelaku Masih Buron

Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku TH. Hendra menegaskan bahwa tim campuran telah dibentuk untuk melacak keberadaan laki-laki tersebut.

"Pelaku saat ini belum ditangkap. Kita baru membentuk tim campuran untuk melakukan pengejaran," tegasnya.

Kondisi kesehatan korban nan belum stabil juga menjadi hambatan bagi interogator untuk menggali info lebih dalam. Polisi belum dapat melakukan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lantaran keterbatasan bentuk dan keahlian komunikasi korban.

"Korban belum dilakukan BAP lantaran belum bisa berkomunikasi dengan jelas akibat luka-luka nan dideritanya," tambah Hendra.

Kronologi Penemuan Korban

Kasus memilukan ini terungkap setelah family korban menerima pesan misterius melalui aplikasi WA dari orang tidak dikenal. Pesan tersebut menginformasikan bahwa YTR tengah berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Mendapat berita tersebut, family segera mendatangi rumah sakit dan mendapati YTR dalam kondisi luka parah di sekujur tubuh, mulai dari kepala, wajah, hingga kaki.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir, family kehilangan kontak sama sekali dengan korban. "Sebelumnya korban menghilang, tidak ada berita dan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun," ungkap Hendra.

Selama masa penyekapan tersebut, korban diduga mengalami penganiayaan berulang secara sadis. Pelaku disinyalir menggunakan tangan kosong, barang tumpul, hingga senjata tajam untuk menyiksa korban. Selain kekerasan fisik, polisi juga menerima laporan mengenai hilangnya sejumlah peralatan berbobot milik korban. (Ant/I-1)

Kasus ini sedang dalam penanganan intensif Polda Jabar. Masyarakat nan mempunyai info mengenai keberadaan pelaku TH diharapkan segera melapor ke instansi polisi terdekat.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia