Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |15:57 WIB

Garuda Indonesia tetap menyesuaikan agenda penerbangan dari dan menuju Jeddah, Arab Saudi. (Foto: Okezone.com/AP)
JAKARTA — Garuda Indonesia tetap menyesuaikan agenda penerbangan dari dan menuju Jeddah, Arab Saudi, menyusul perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.
Maskapai nasional telah menerapkan sejumlah langkah mitigasi sejak Jumat (9/10/2026), mulai dari pengalihan rute hingga penundaan penerbangan, untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.
Direktur Operasi Garuda Indonesia Eric Ferdinand Sofyal mengatakan perusahaan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA), guna menentukan langkah operasional nan diperlukan.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama kami. Karena itu, setiap penyesuaian operasional dilakukan berasas perkembangan situasi terkini, hasil pertimbangan risiko, serta koordinasi dengan otoritas penerbangan terkait,” ujar Eric, Kamis (15/10/2026).
Sejak 9 Oktober 2026, Garuda Indonesia telah menerapkan sejumlah langkah mitigasi, termasuk pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan ke airport pengganti (divert), dan penundaan penerbangan. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional serta pengarahan GACA.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·