ilustrasi(Antara)
Penguatan sektor pariwisata dan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah nan lebih inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara lembaga finansial dan pemerintah wilayah semakin krusial untuk memperluas akses pembiayaan, mempercepat digitalisasi layanan, serta meningkatkan daya saing pelaku upaya lokal. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk melalui penandatanganan nota kesepahaman dan sejumlah perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir guna mendukung pengembangan ekosistem pariwisata, UMKM, jasa kesehatan, hingga digitalisasi jasa pemerintahan di area Danau Toba.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan Kabupaten Samosir mempunyai posisi strategis sebagai bagian dari area Danau Toba nan telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional. Menurut Nixon, pengembangan sektor pariwisata perlu melangkah beriringan dengan penguatan UMKM agar faedah ekonomi nan dihasilkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Pariwisata mempunyai keterkaitan nan sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, sesuai pengarahan dari Danantara pengembangan pariwisata kudu melangkah beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi dapat memberikan faedah nan lebih besar bagi masyarakat," ujar Nixon.
Ia menjelaskan, melalui transformasi Beyond Mortgage, BTN terus memperluas perannya dari bank pembiayaan perumahan menjadi mitra pembangunan nan menghadirkan beragam solusi finansial bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, BTN bakal memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM melalui beragam skema, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP). Selain itu, perseroan juga bakal mendorong digitalisasi transaksi guna membantu pelaku upaya meningkatkan kapabilitas dan skala bisnisnya. Di sektor kesehatan, BTN bakal mendukung pengembangan jasa di RSUD Dr. Hadrianus Sinaga melalui penyediaan jasa transaksi, payroll, QRIS merchant, hingga support pembiayaan untuk pengembangan akomodasi dan investasi perangkat kesehatan.
BTN juga bakal memperkuat kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Samosir guna mendukung pengelolaan finansial wilayah nan lebih efisien dan terdigitalisasi.
Selain jasa perbankan, perusahaan turut menjajaki beragam kerjasama lain, mulai dari pengembangan solusi pengelolaan sampah di area wisata berbareng perguruan tinggi, promosi produk unggulan wilayah seperti kopi dan tenun, hingga pengembangan sumber daya manusia.
"BTN mau datang bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Kami mau membangun ekosistem nan saling terhubung, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, jasa publik hingga pengembangan sumber daya manusia agar faedah pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan," kata Nixon.
Sementara itu, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan wilayah melalui peningkatan jasa publik, penguatan UMKM, dan ekspansi akses jasa finansial bagi masyarakat. Salah satu program nan menjadi konsentrasi kerja sama adalah subsidi kembang angsuran bagi pelaku UMKM. Melalui program tersebut, pelaku upaya nan mempunyai KTP dan menjalankan upaya di Kabupaten Samosir dapat memperoleh akses pembiayaan hingga Rp100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun. Subsidi kembang bakal diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui APBD sesuai ketentuan nan berlaku.
"Program subsidi kembang angsuran ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami mengapresiasi support BTN nan bakal menyalurkan pembiayaan tersebut sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembangkan usahanya," ujar Vandiko.
Ia juga mengapresiasi proses realisasi kerja sama nan berjalan cepat. Menurutnya, hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pembahasan awal dilakukan, nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama telah sukses ditandatangani.
"Kami menyambut baik kerja sama ini dan mengapresiasi respons sigap BTN. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pembahasan awal, hari ini nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama sudah dapat ditandatangani. Kami berambisi kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Samosir," kata Vandiko.
Melalui kerjasama ini, BTN dan Pemerintah Kabupaten Samosir berambisi dapat memperkuat ekosistem pembangunan wilayah nan inklusif melalui pengembangan sektor pariwisata, peningkatan daya saing UMKM, digitalisasi jasa publik, ekspansi akses keuangan, serta penguatan ekonomi berkepanjangan di area Danau Toba. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·