Penyebab Bocah di Jakpus Dibully lalu Kesetrum hingga Koma

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Hasil penyelidikan, korban diduga menghampiri dua Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) nan saat itu sedang bermain gim di taman.

"Korban saat itu diduga mengganggu kedua ABH nan sedang bermain gim," kata Reynold kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Merasa kesal, keduanya kemudian mengejar korban hingga ke area tiang lampu taman. Menurut hasil penyelidikan, satu ABH memegang kedua tangan korban, sementara satu lainnya memegang kedua kaki korban.

Korban lampau diangkat. Kedua kakinya dimasukkan ke bagian tiang lampu dan digesekkan ke badan tiang beberapa kali.

"Korban kemudian diangkat dan kedua kakinya dimasukkan ke bagian tiang lampu sebelum digesekkan ke badan tiang dan diangkat turun beberapa kali," ujar Reynold.

Tak lama setelah itu, korban terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri. Keluarga kemudian membawa korban ke sejumlah rumah sakit sebelum akhirnya menjalani perawatan di RSCM lantaran diduga mengalami sengatan listrik.

Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisi korban sekarang berangsur pulih dan telah diperbolehkan pulang ke rumah. Polisi telah menetapkan dua anak nan terlibat sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Reynold mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan segera melaporkan andaikan menemukan tindak kekerasan terhadap anak.

“Kami membujuk seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak dari segala corak kekerasan,” tegas Reynold.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑