
Penumpang Jaklinko Dianiaya (foto: Okezone)
JAKARTA – Seorang penumpang JakLingko berjulukan Berliana mengalami dugaan kekerasan, oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menaiki JakLingko bidang Lebak Bulus–Cipulir di area Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ia pun membeberkan kronologi kejadian nan dialaminya.
“Awalnya dia naik dari Kolong Tol Bintaro, lampau duduk di barisan belakang pengemudi paling pojok. Dia terlihat seperti penumpang biasa, minta tolong untuk di-tap kartu, lampau duduk seperti biasa,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Berliana, tak lama kemudian pelaku berinisial RS membentak seorang ibu sembari menanyakan apakah kartunya mau di-tap. Sontak, para penumpang menoleh ke arah pelaku, termasuk dirinya. Berliana kemudian mencoba menengahi dengan menjelaskan bahwa mesin tap sedang error sehingga kudu menunggu lampu hijau menyala terlebih dahulu.
“Terus dia bilang, ‘ditanya apa jawab apa’. Kelihatannya sudah biasa saja. Tidak lama kemudian, penumpang di samping kanan saya mau turun. Karena posisi duduk model slide agak susah, saya mau bantu bukakan jalan, tiba-tiba saya ditampar di sebelah kiri. Saya kaget, kenapa ditampar. Dia kembali lagi ngomong, ‘lu ditanya apa jawab apa’,” tuturnya.
Setelah ditampar, Berliana langsung mengeluarkan ponselnya untuk merekam dan memotret pelaku. Namun, pelaku justru bergaya di depan kamera sebelum kembali melakukan pemukulan.
“Video pertama itu setelah saya ditampar sekali. Dia tetap gaya-gaya, bilang ‘fotoin saja, videoin saja’. Habis itu saya ditabok lagi sekitar 4 sampai 5 kali dan ditendang 1 sampai 2 kali. Video pertama durasinya 25 detik, berakhir lantaran saya ditabok dan ditendang. Setelah itu saya rekam lagi video kedua sekitar 3 menit,” jelasnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·