Penulis novel asal Jepang, Keigo Higashino, meninggal bumi setelah berjuang melawan penyakit kanker usus nan dia derita. Kabar ini disampaikan melalui akun X resminya, Senin (27/7),
"Kepada para pihak terkait, penulis Keigo Higashino telah wafat pada awal hari, tanggal 23 Juli. Di sini, dengan hormat, kami menyampaikan duka cita nan mendalam dan pemberitahuan ini," tulis akun X tersebut.
Keigo selama ini dikenal sebagai salah satu penulis novel misteri nan produktif. Berbagai karyanya mendapat pujian lantaran alur cerita nan rumit dan kreatif.
Semasa hidup, sejak debut melalui "Putra Sore" nan terbit di tahun 1986, dia sudah menulis 106 buku. Jumlah ini belum termasuk karya-karya antologi nan ditulis berbareng penulis lainnya.
Di bumi internasional, dia paling dikenal melalui novel berjudul "The Devotion of Suspect X" nan bercerita tentang pembimbing matematika SMA jenius nan merancang skenario kejahatan sempurna. Namun niatnya tersebut kudu terhalang oleh sahabatnya sendiri nan merupakan fisikawan jenius.
Berkat karya ini, Keigo mendapatkan Penghargaan Naoki 20 tahun 2006, dan memenangkan penghargaan Honkaku Mystery.
Pria kelahiran Osaka, 1958 ini, sebenarnya sudah mulai menyukai aliran misteri sejak anak-anak. Namun dia justru memulai kariernya sebagai insinyur di perusahaan komponen otomotif Denso.
Di sela-sela kesibukannya itulah Keigo mulai menulis. Hingga pada usia 27 tahun, dia mengikuti Penghargaan Edogawa Rampo dan sukses memenangkannya lewat novel "After School" nan sebenarnya belum terbit.
Di tahun 2014, Keigo mendapatkan Penghargaan Sastra Yoshikawa Eiji untuk karyanya, "The Final Curtain". Karya ini telah diterjemahkan ke beragam bahasa dan diadaptasi menjadi movie serta serial.
Keigo juga pernah menjabat sebagai ketua asosiasi Mytery Writers of Japan dari 2009 hingga 2013. Novel terbarunya, "Eternal Memory" dijadwalkan untuk terbit bulan Agustus 2026 nanti.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·