Penjualan mobil nasional mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat lesu pada periode Lebaran. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pengedaran mobil dari pabrik ke dealer alias wholesales mencapai 80.776 unit pada April 2026. Angka itu melonjak 55% dibandingkan periode nan sama tahun lampau nan hanya 52.108 unit. (CNBC Indonesia/Tri Susilo/File Photo)
Lonjakan tersebut sekaligus membalikkan kondisi pada Maret lampau ketika pasar otomotif terpukul akibat panjangnya masa libur Idulfitri. Pada bulan Maret lalu, penjualan mobil tercatat turun 13,8% dibanding bulan sebelumnya lantaran aktivitas pembelian masyarakat dan pengedaran kendaraan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo/File Photo)
Sementara penjualan ritel alias pengedaran dari dealer ke konsumen juga ikut membaik menjadi 75.730 unit, naik 13,7% dibanding bulan sebelumnya sebanyak 66.595 unit. Hal ini membikin penjualan mobil nasional sepanjang Januari-April 2026 ikut terkerek. Dalam empat bulan pertama tahun ini, total wholesales mencapai 289.787 unit alias tumbuh 12,5% dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebanyak 257.647 unit. (CNBC Indonesia/Tri Susilo/File Photo)
Hal ini membikin penjualan mobil nasional sepanjang Januari-April 2026 ikut terkerek. Dalam empat bulan pertama tahun ini, total wholesales mencapai 289.787 unit alias tumbuh 12,5% dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebanyak 257.647 unit. (CNBC Indonesia/Tri Susilo/File Photo)
Dari sisi retail sales, penjualan kumulatif mencapai 287.581 unit alias naik 6,9% dibandingkan capaian Januari-April 2025 nan sebesar 268.940 unit. Gaikindo sendiri menargetkan penjualan mobil nasional sepanjang 2026 mencapai 850.000 unit. Target tersebut naik sekitar 5,8% dibanding realisasi penjualan sepanjang 2025 nan tercatat sebanyak 803.687 unit. (CNBC Indonesia/Tri Susilo/File Photo)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·