Penjajah Israel Lakukan 1.659 Serangan ke Palestina Selama Mei

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Penjajah Israel Lakukan 1.659 Serangan ke Palestina Selama Mei Israel telah meratakan Gaza tapi nihil hukuman tegas dari negara-negara Arab dan bumi internasional.(The Guardian)

KETUA Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman, Menteri Mu'ayyad Sha'ban, menyatakan, total, pasukan penjajah Israel dan para pemukim melakukan 1.659 serangan selama Mei, melanjutkan apa nan disebutnya sebagai teror sistematis nan dilakukan oleh kekuatan pendudukan terhadap rakyat Palestina, tanah mereka, dan kekayaan barang mereka.

Dalam laporan bulanan komisi nan dirilis pada Sabtu (6/6), Sha'ban mengatakan bahwa tentara pendudukan melakukan 1.108 serangan, sementara para pemukim melakukan 551 serangan.

Ia menegaskan bahwa serangan-serangan itu terutama terkonsentrasi di Kegubernuran Hebron dan Ramallah dan al-Bireh, nan masing-masing mencatat 319 serangan.

Wilayah berikutnya adalah Kegubernuran Nablus dengan 301 serangan dan Bethlehem dengan 212 serangan. Sha'ban menyoroti bahwa serangan tersebut mencakup kekerasan bentuk secara langsung, pencabutan pohon, pembakaran lahan pertanian, pencegahan akses petani ke lahan mereka, penyitaan properti, serta penghancuran rumah dan gedung pertanian.

Ia menunjukkan bahwa praktik-praktik tersebut terjadi berbarengan dengan penutupan area-area luas tanah Palestina dengan dalih keamanan, sementara pada saat nan sama perlindungan dan support diberikan kepada para pemukim untuk memungkinkan mereka memperluas keberadaan mereka di wilayah-wilayah tersebut.

Tepi Barat adalah wilayah daratan di area Timur Tengah nan terletak di sebelah barat Sungai Yordan. Wilayah seluas lebih dari 5.000 km persegi ini dihuni oleh sekitar 3,3 juta penduduk Palestina dan sekitar 700.000 kolonialis Israel nan tinggal di permukiman. Kota-kota krusial dan berhistoris di wilayah ini antara lain Ramallah, Hebron, Nablus, Betlehem, dan Jericho.

Perjanjian Oslo (1993-1995) membagi Tepi Barat menjadi tiga area administratif (Area A, B, dan C) sebagai langkah transisi menuju pembentukan pemerintahan berdikari Palestina (Otoritas Palestina alias PA). Area A meliputi sekitar 18% wilayah Tepi Barat. Zona ini mencakup pusat-pusat populasi utama perkotaan Palestina, seperti Nablus, Jenin, Tulkarim, Qalqilya, Ramallah, Bethlehem, dan Jericho.

Area B mencakup sekitar 21-22% wilayah Tepi Barat. Area ini mencakup ratusan desa dan wilayah padat masyarakat Palestina di luar kota-kota besar. Sedangkan area C merupakan area terbesar nan mencakup sekitar 60% wilayah Tepi Barat. Wilayah ini mencakup seluruh kolonialis Israel, jalan-jalan utama, area militer tertutup, dan lahan pertanian nan subur. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia