Jakarta -
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani angkat bicara mengenai kejadian mal mulai memasang pagar tinggi. Ia menilai langkah tersebut belum tentu berangkaian dengan situasi keamanan saat ini melainkan kebijakan masing-masing pengelola mal.
Shinta mengaku belum berbincang langsung dengan pemilik mal nan memasang pagar sehingga belum mengetahui argumen pastinya. Namun, dia menduga pemasangan pagar lebih didorong pertimbangan keamanan internal daripada dipicu kondisi tertentu.
"Jadi mungkin ada alasan-alasan lebih argumen keamanan aja gitu agar lebih apa ya, bukannya hanya lantaran kebetulan saat ini gitu loh, tapi ya mungkin memang agar mereka bisa menjaga aja dari situasi keamanan gitu. Saya juga belum tahu sih, belum bicara sama pemilik," ujar Shinta di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (1/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shinta mengatakan Apindo juga belum memberikan perhatian unik terhadap kejadian tersebut lantaran tidak terjadi secara luas. Menurutnya, setiap pengelola pusat perbelanjaan mempunyai kebijakan masing-masing dalam mengelola aspek keamanan di area usahanya.
"Kita nggak terlalu memperhatikan secara detail. Ini juga kan nggak terjadi semua, semua mal. Ini kan hanya satu mal gitu, dan itu mungkin ada alasannya kenapa di situ dipagari. Tapi kelak ya kami mungkin bakal cek gitu. Tapi kita nggak, kita sih nggak ada kekhawatiran bahwa semua kudu memagari alias dari situasi itu," beber Shinta.
Shinta mengaku belum menerima laporan dari pemilik maupun developer pusat perbelanjaan mengenai adanya persoalan keamanan tertentu. Ia kembali menekankan bahwa pemasangan akomodasi pengamanan merupakan perihal nan bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan masing-masing pengelola.
"Tapi nan pasti kan dalam situasi bisa aja ya, setiap mal itu punya ini masing-masing untuk menjaga keamanan, dia kemudian memasang itu bukannya lantaran hari ini kebetulan, tapi ya kapan saja itu bisa terjadi," tuturnya.
(ily/hns)
15 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·