Penguatan Modal Kerja Jadi Motor Baru Pertumbuhan Industri Nasional

Sedang Trending 8 jam yang lalu
Penguatan Modal Kerja Jadi Motor Baru Pertumbuhan Industri Nasional Ilustrasi(Dok Istimewa)

OPTIMISME terhadap penguatan ekonomi nasional terus tercermin dari langkah ekspansi pelaku industri. PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) memperkuat kapabilitas bisnisnya melalui tambahan akomodasi angsuran modal kerja dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai upaya mendorong pertumbuhan usaha, memperluas aktivitas anak perusahaan, dan meningkatkan kontribusi terhadap sektor riil.

Pendanaan tersebut bakal dimanfaatkan sebagai modal kerja bagi seluruh lini upaya anak perusahaan guna memperkuat operasional sekaligus mempercepat pengembangan bisnis. Perseroan menargetkan pertumbuhan organik nan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur IKAI Emirza Adi Wibowo mengatakan akomodasi angsuran tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi upaya di tengah meningkatnya kesempatan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tujuan penggunaan biaya angsuran bank ini diperuntukkan untuk working capital sebagai corak perbaikan dan pengembangan upaya di seluruh anak upaya kami. Melalui strategi ini, sasaran pertumbuhan perusahaan secara organik diperkirakan bakal meningkat signifikan dan melampaui pendapatan tahun lalu, dengan kenaikan sekitar 70%," ujar Emirza, di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Langkah ekspansi tersebut juga telah memperoleh persetujuan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Persetujuan itu memberikan kewenangan kepada perseroan untuk menerbitkan agunan perusahaan (Corporate Guarantee) sebagai support pembiayaan bagi anak-anak usaha.

Chief Finance Officer IKAI Murwantoro Toroxandy menjelaskan keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan struktur pembiayaan agar ekspansi upaya dapat melangkah lebih optimal.

"IKAI sebagai holding perusahaan telah resmi melaksanakan RUPSLB untuk memberikan izin dan persetujuan atas Corporate Guarantee perusahaan kepada para anak usaha," katanya.

Sementara itu, Corporate Secretary IKAI Winda Yohana menegaskan seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan kepatuhan terhadap izin pasar modal.

"Langkah persetujuan agunan korporasi ini merupakan corak komitmen transparan kami kepada publik dan regulator, sekaligus memastikan anak upaya mempunyai fondasi finansial nan kokoh untuk mengejar sasaran pertumbuhan 70% tersebut," ujar Winda.

Selain memperkuat struktur pendanaan, IKAI juga melakukan penyegaran organisasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dengan menunjuk Tedjodiningrat Broto Asmoro sebagai Komisaris. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) sekaligus mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Komisaris Utama IKAI William Daniel menilai kehadiran Tedjodiningrat bakal memperkuat kegunaan pengawasan berbareng Bernardus Djonoputro nan mempunyai pengalaman panjang di bagian pengembangan wilayah dan infrastruktur.

Menurut William, sinergi tersebut diharapkan bisa mendukung transformasi perusahaan dalam menghadapi kesempatan investasi dan pembangunan area nan terus berkembang di Indonesia.

Ke depan, IKAI bakal melanjutkan strategi bisnisnya melalui pengembangan Integrated Land Development, nan mencakup pengembangan kawasan, pengelolaan kewenangan atas tanah, utilitas, dan energi. Perseroan menargetkan fase optimasi berjalan pada 2027 sebelum memasuki fase ekspansi pada 2028.

Emirza menegaskan perusahaan berkomitmen menjalankan strategi pertumbuhan secara berkepanjangan dengan mengedepankan tata kelola nan baik, pengambilan keputusan berbasis data, dan pengelolaan akibat nan terukur.(H-2)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia