
Susanti, salah satu mualaf peserta Bootcamp Muharrik Mualaf 2026, menceritakan pengalamannya memeluk Islam. (Foto: MUI Digital)
BOGOR — Gangguan penglihatan nan dialami sejak usia 14 tahun akibat glaucoma tidak menyurutkan niat dan upaya Susanti untuk belajar dan mencari ilmu. Dan Ketika akhirnya dia tidak dapat lagi melihat, semangat Susanti untuk mendalami Islam tetap kokoh dan bersambung melalui beragam media seperti huruf Braille, rekaman audio, kajian keagamaan, serta pengarahan orang-orang di sekitarnya.
Dilansir MUI Digital, perjalanan spiritual Susanti bermulai jauh sebelum penglihatannya berangsur redup. Sejak berumur sekitar 10 tahun, Susanti mulai tertarik pada Islam setelah kerap mendengar anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya mengaji. Kala itu, dia hanya bisa mendengarkan dari kejauhan. Namun, lantunan ayat suci Al-Qur’an nan teratur dan merdu sukses menumbuhkan rasa mau tahu dalam dirinya.
“Yang saya dengar tuh kayak lagu. Cuma kok suaranya enak. Terus lantunannya kok teratur,” ujar Susanti saat ditemui MUI Digital di Villa Bukit Pinus, Caringin, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Wanita kelahiran 1974 nan sebelumnya berjulukan Susana dan memeluk kepercayaan Protestan, merupakan satu dari 43 mualaf peserta Bootcamp Muharrik Mualaf 2026. Acara tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Mualaf Majelis Ulama Indonesia (LP2M MUI) pada 18–20 September 2026 di Jakarta dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Mengusung tema “Dari Mualaf Menjadi Muharrik: Tumbuh dalam Islam, Berdaya untuk Kemaslahatan”, aktivitas ini membekali para peserta dengan pemahaman keislaman, keahlian berwirausaha, hingga keahlian membangun jaringan sebagai penggerak kebaikan di tengah masyarakat.
Ketertarikan Susanti nan bersemi sejak mini bersambung hingga dia dewasa. Ia mulai menjalin pertemanan dengan lebih banyak umat Muslim, aktif mengikuti pengajian, dan mendengarkan kajian komparasi agama. Dari sanalah, dorongan untuk memahami aliran Islam secara utuh semakin membuncah.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·