
Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan Harus Didukung Orisinalitas Karya/Okezone
JAKARTA -Pemerintah terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi pembimbing di era digital. Salah satunya diwujudkan melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil analisis, hambatan nan dihadapi pembimbing saat ini tidak hanya mengenai teknis penulisan, tetapi juga keterbatasan literasi digital dan pemahaman mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara etis dalam bumi akademik.
Akademisi Universitas Negeri Jakarta Annisa Lutfia, mengatakan, perkembangan AI dapat menjadi kesempatan bagi pembimbing untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik andaikan dimanfaatkan secara tepat.

AI dapat membantu proses penyusunan kerangka artikel, parafrase akademik, hingga penyuntingan bahasa, ujarnya dalam Optimalisasi Kompetensi Guru SMKS Wahidin Cirebon, Penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui Pemanfaatan AI, dikutip, Jumat (5/6/2026).
“Namun tetap kudu digunakan dengan menjunjung tinggi integritas ilmiah dan orisinalitas karya,”lanjutnya.
AI kata dia bukan pengganti proses berpikir akademik, tetapi perangkat bantu nan dapat mendukung pembimbing dalam menyusun karya ilmiah secara lebih efektif dan sistematis.
Melalui aktivitas ini, dia berambisi para pembimbing mampu meningkatkan kompetensi akademik sekaligus literasi digital dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi teknologi.
Program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education alias pendidikan berbobot melalui peningkatan kapabilitas tenaga pendidik dan penguatan budaya akademik berbasis teknologi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·