Pengganti LPG Bakal Beredar Tahun Ini, Daerah Ini Akan Nikmati Duluan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penyaluran gas alam terkompresi alias Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) mulai dikonsumsi masyarakat pada tahun ini.

Adapun, konsentrasi utama nan menjadi sasaran pasar pada tahap awal sebaran ialah wilayah kota-kota besar, khususnya di Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan bahwa pemerintah tengah mematangkan pola distribusi, serta kesiapan prasarana di lapangan.

"Ditargetkan tahun ini bisa dikonsumsi masyarakat," ucapnya dalam aktivitas obrolan daya nan digelar ASPEBINDO di Jakarta, dikutip Jumat (8/5/2026).

Rencana penerapan penggunaan gas bumi nan dimampatkan ini dipastikan tidak langsung menyasar seluruh wilayah Indonesia secara serentak. Pada fase awal, penyaluran bakal diprioritaskan untuk kota-kota besar di Pulau Jawa guna menguji efektivitas simulasi distribusi, sebelum diperluas ke wilayah lainnya.

"Bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa. Roadmap-nya adalah tentu kita ada lantaran ini belum diumumkan oleh Pak Menteri, tapi intinya ke depan kita bakal mereduksi LPG kita, kita gantikan dengan CNG," jelas Laode.

Penggunaan CNG diproyeksikan bisa memberikan penghematan biaya subsidi hingga 30% lantaran sumber gasnya berasal sepenuhnya dari lapangan migas domestik.

Selain efisiensi devisa, pemerintah memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dengan menyiapkan teknologi tabung Tipe 4 berbahan komposit fiber nan diklaim lebih ringan dan kuat.

"Penelitian untuk kita menggunakan CNG ini sudah cukup lama dan ada dua komponen krusial di bagian tabung dan valve ini nan memerlukan teknologi nan akhirnya pada hari ini tuh sudah ditemukan dan sudah bisa diimplementasikan," tuturnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News