Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng Bekasi Lumpuh Imbas Krisis BBM, Begini Kondisinya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas pengelolaan sampah di TPA Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lumpuh akibat krisis bahan bakar. Kondisi ini menyebabkan puluhan perangkat berat nan bekerja menata gunungan sampah tidak dapat beroperasi.

Dampaknya, pengedaran sampah ikut terganggu. Puluhan truk pengangkut terpaksa mengantre panjang di sepanjang akses masuk hingga area parkir TPA. Armada tersebut tertahan dengan muatan penuh lantaran tidak dapat menjangkau titik pembuangan.

"Situasi seperti ini baru kali ini terjadi, alasannya lantaran operator kesulitan mendapatkan pasokan BBM industri," tutur Kepala UPTD TPA Burangkeng pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Samsuro di lokasi, dikutip Sabtu (25/4/2026), seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) industri jenis solar untuk operasional perangkat berat biasanya langsung dikirim setelah pemesanan. Namun, saat ini terjadi keterlambatan distribusi.

"Biasanya pesan langsung dikirim. Sekarang mulai sulit. Katanya lantaran BBM industri lagi naik-naiknya. Kedua lantaran penyedianya memang agak susah mendapatkan katanya. Pesan kemarin dikirimnya bisa berhari-hari. Sekarang nggak sampai-sampai. Sulit dapat," jelas dia.

Samsuro menyebutkan, TPA Burangkeng mempunyai 22 unit perangkat berat nan masing-masing mengonsumsi sekitar 150 liter BBM per hari, sehingga total kebutuhan mencapai 3.000 liter setiap hari.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita