Pengeboran Sumur Migas dan Teknologi Jadi Kunci Kemandirian Energi RI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pengeboran Sumur Migas dan Teknologi Jadi Kunci Kemandirian Energi RI

Pengeboran Sumur Migas dan Teknologi Jadi Kunci Kemandirian Energi RI (Foto: PHE)

JAKARTA - Indonesia telah menetapkan arah kebijakan strategis untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian daya nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga komitmen rendah karbon di masa depan.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Virano Nasution menegaskan bahwa setiap prioritas pemenuhan daya nasional dimulai dari kesiapan sumur pemboran, nan mencakup upaya menahan laju penurunan produksi alami di lapangan-lapangan mature, membuka potensi sumber daya baru di area Indonesia Timur hingga mengoptimalkan potensi gas bumi nan melimpah.

"Energi di Indonesia bukan sekadar teori abstrak, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup lebih dari 280 juta orang nan tersebar di 17.000 pulau," ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Guna mendukung agenda tersebut, ungkap Virano, PHE aktif menjalankan program pengeboran masif dengan laju tertinggi dalam beberapa dasawarsa terakhir melalui penggerakan ratusan sumur pengembangan, pekerjaan workover sumur, dan komitmen eksplorasi di seluruh wilayah kerja di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore), mulai dari Blok Rokan dan Sumatera Selatan hingga Kalimantan dan wilayah Indonesia Timur.

Lebih lanjut, Virano mengatakan, sumur-sumur migas masa depan di area Asia Pasifik mempunyai karakter nan semakin kompleks, bersuhu dan bertekanan lebih tinggi, serta berada di letak nan semakin terpencil, sehingga menuntut teknologi terbaik, armada rig dan kru nan andal, support riset akademis, serta kerangka izin nan ramah investasi.

"Industri hulu migas Indonesia memerlukan talenta, transfer teknologi dalam bagian eksplorasi, pemboran pengembangan, Enhanced Oil Recovery (EOR), serta Carbon Capture and Storage (CCS)," papar Virano.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com