Tangguh Yudha
, Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |11:09 WIB

Pengangkatan Komisaris BUMN Disorot, Qodari: Penting Kawal Agenda Pemerintah (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pengangkatan sejumlah komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nan berasal dari kalangan nonkorporasi menuai sorotan publik.
Mulai dari asisten Raffi Ahmad, Mufli Ananda nan diangkat menjadi Komisaris PT Krakatau Posco hingga relawan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Ginka Febriyanti Ginting nan menjabat Komisaris PT Pertamina Retail dinilai sebagian pihak sarat muatan balas jasa politik.
Menanggapi polemik tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, menegaskan keberadaan komisaris mempunyai peran krusial dalam mengawal jalannya perusahaan sekaligus memastikan agenda pemerintah sebagai pemegang saham negara dapat terlaksana.
"Dari pengalaman saya sendiri, lantaran saya pernah berada di, merasakan jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi, sebetulnya memang keberadaan komisaris itu krusial dan perlu, untuk bisa memberikan pengarahan sekaligus mengawal agenda-agenda pemerintah," ungkap Qodari saat dijumpai di Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026).
Qodari mengatakan, komisaris nan berasal dari latar belakang berbeda juga dapat memberikan perspektif pandang baru dalam pengambilan keputusan di perusahaan. Menurutnya, pengalaman dari luar bumi korporasi bisa menjadi nilai tambah dalam mencari beragam pengganti solusi.
"Dan jika bicara pengalaman saya di Pertamina Hulu Energi, kita bisa membantu juga untuk memandang alternatif-alternatif solusi, lantaran kita datang dari latar belakang nan berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif nan baru nan bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," paparnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·