Penembakan Massal di Meksiko: 1 WN Kanada Tewas, Pelaku Bunuh Diri

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Orang-orang mengunjungi Piramida Matahari, setelah ekuinoks musim semi, di kota pra-hispanik Teotihuacan, di pinggiran Mexico City, Meksiko, Kamis (21/3/2024). Foto: Henry Romero/REUTERS

Seorang laki-laki melakukan penembakan massal di situs wisata piramida Teotihuacán, Meksiko, pada Senin (20/4). Satu wanita asal Kanada tewas, sedangkan 13 orang lainnya terluka dalam kejadian itu

Pelaku lantas bunuh diri usai melakukan aksinya. Pihak berkuasa menyita sebuah senjata api, senjata tajam, dan peluru aktif di lokasi.

Pelaku diidentifikasi oleh Kantor Kejaksaan Negara Bagian Meksiko sebagai Julio César Jasso Ramírez, seorang penduduk negara Meksiko. Jaksa mengatakan bahwa info awal menunjukkan dia bertindak sendirian.

Satu WN Kanada Tewas

Kementerian Luar Negeri Kanada kemudian mengkonfirmasi bahwa satu warganya tewas dan satu lainnya terluka. Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan belasungkawa kepada family korban dan berterima kasih kepada pemerintah Meksiko atas responsnya.

Ilustrasi Penembakan. Foto: Pixel-Shot/Shutterstock

Pada Selasa (21/4) pagi, Duta Besar AS untuk Meksiko, Ronald Johnson mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa beberapa penduduk AS terluka dalam penembakan tersebut.

“Kami siap memberikan support sesuai kebutuhan seiring otoritas Meksiko melanjutkan penyelidikan mereka,” kata Johnson dikutip dari CNN, Sabtu (25/4).

Bunuh Diri Usai Aksi

Penembakan ini terjadi saat Meksiko menghadapi sorotan mengenai keamanan publik, beberapa minggu sebelum negara itu dijadwalkan menyambut jutaan visitor untuk Piala Dunia.

Sekretaris keamanan Negara Bagian Meksiko, Cristóbal Castañeda Camarillo, mengatakan bahwa pihak berkuasa menerima laporan penembakan sekitar pukul 11:20 waktu setempat.

Ketika personel Garda Nasional tiba sepuluh menit kemudian dan menghadapi pelaku.

“Tersangka penyerang menembakkan senjata ke arah personil Garda Nasional, nan kemudian membalas tembakan,” katanya dikutip dari CNN.

“Penyerang terluka di bagian kaki dan kemudian, pada pukul 11:45, dia mengakhiri hidupnya sendiri,” tambahnya.

Bawa Catatan Soal Aksi Penembakan di AS

Dalam konvensi pers nan sama, Jaksa Agung negara bagian, José Luis Cervantes Martínez mengatakan kepada wartawan bahwa Ramírez membawa ransel berisi amunisi, senjata tajam, serta gambar dan catatan tulisan tangan nan berangkaian dengan kejadian kekerasan nan diketahui terjadi di Amerika Serikat pada April 1999.

Pelaku menulis dalam beberapa catatannya bahwa dia bakal melakukan tindakan tersebut, dan bahwa dia terinspirasi dari luar Bumi.

Cervantes menambahkan bahwa dia tidak bakal memberikan rincian lebih lanjut tentang isi catatan alias gambar tersebut lantaran penyelidikan tetap berlangsung.

Meskipun Cervantes tidak menyebut secara spesifik kejadian kekerasan nan dimaksud, serangan di Teotihuacán terjadi pada peringatan ke-27 penembakan di Sekolah Menengah Columbine pada April 1999, ketika dua siswa menewaskan 14 orang dan memengaruhi langkah departemen kepolisian di AS menangani serangan di sekolah.

13 Orang Luka

Sekretaris Pemerintahan dalam sebuah pernyataan menyebut 13 orang terluka dalam serangan tersebut, dengan delapan di antaranya tetap dirawat di rumah sakit hingga Senin malam. Dalam unggahan di media sosial, kabinet keamanan mengatakan tujuh orang mengalami luka tembak, sementara enam lainnya terluka akibat terjatuh.

Sebagian besar korban luka adalah penduduk asing, meskipun tidak jelas apakah mereka semua adalah wisatawan. Di antara mereka nan dibawa ke rumah sakit, terdapat enam penduduk Amerika, tiga penduduk Kolombia, satu penduduk Rusia, satu penduduk Brasil, satu penduduk Belanda, dan satu penduduk Kanada, kata pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan.

Wisatawan Panik, Netizen Khawatir

Dalam video di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian meninggalkan area setelah bunyi tembakan terdengar di sekitar Piramida Bulan di Teotihuacán.

Sehari setelah serangan, beberapa penduduk di Teotihuacán cemas bahwa peningkatan keamanan di letak tersebut dapat memengaruhi perekonomian lokal.

Kata Otoritas Meksiko

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa otoritas dari tingkat federal, negara bagian, dan lokal sedang merespons tindakan penembakan tersebut.

Zocalo Square di Mexico City, Meksiko. Foto: israel gutierrez/Shutterstock

“Apa nan terjadi hari ini di Teotihuacán sangat menyakitkan bagi kami. Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada para korban dan family mereka. Kami sedang berkomunikasi dengan Kedutaan Kanada,” ujarnya.

Kementerian Luar Negeri Meksiko mengatakan bahwa mereka juga berkomunikasi dengan kedutaan lainnya dan sedang berupaya memberikan support nan diperlukan kepada penduduk negara asing nan terluka.

Gubernur Negara Bagian Meksiko, Delfina Gómez, juga menyampaikan support dengan mengirimkan solidaritas kepada family para korban nan terdampak oleh apa nan terjadi di Teotihuacán.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan