Makassar, CNN Indonesia --
Pria inisial S (33) tewas setelah diamuk massa usai dituding mencuri sepeda motor di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pihak keluarga menyatakan korban baru bekerja selama tujuh bulan di salah satu tenant di area PT IMIP.
Sepupu korban, Tina mengungkap bahwa korban berbareng keponakannya merantau ke Morowali dan bekerja di salah satu tenant di PT IMIP selama tujuh bulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bekerja di bagian nan berbeda, sehingga family tidak mengetahui secara pasti kondisi sebenarnya di tempat kerja," kata Tina, Selasa (28/7).
Jenazah korban tiba di kampung halamannya di di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Senin (27/7) kemarin dan langsung dimakamkan.
Menurut Tina bahwa korban selama hidupnya tidak mempunyai riwayat jelek maupun terlibat dalam kasus tindak kejahatan.
"Korban terakhir berkomunikasi dengan istrinya pada Kamis (23/7) kemarin dan kondisinya baik-baik saja," ujarnya.
Pihak family berambisi kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut, sehingga diketahui penyebab pasti kejadian nan menyebabkan korban diamuk penduduk hingga meninggal dunia.
"Kami berambisi abdi negara kepolisian di sana bisa menjamin proses norma melangkah dengan baik. Menghilangkan nyawa orang lain adalah tindakan nan tidak bisa dibiarkan," katanya.
Sementara om korban nan juga Kepala Desa Kompang, Ansar mengatakan bahwa pihak family memilih tulus dengan peristiwa nan menimpa korban.
"Kami tidak mau kasus ini melebar kemana-mana, lantaran kami juga tidak tahu pasti keseluruhan kejadian di sana," katanya.
S tewas setelah diamuk penduduk usai dituding hendak mencuri sepeda motor di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 WITA. S sempat menyelamatkan diri ke dalam sebuah minimarket. Namun, penduduk menarik korban hingga melakukan tindakan main pengadil sendiri.
Petugas kepolisian nan tiba di lokasi, langsung mengevakuasi korban dan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, akibat luka nan dialaminya.
Namun nyawa korban tidak tertolong akibat luka-luka nan terlalu parah.
Kepolisian saat ini tetap menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap kronologi dan pelaku penganiayaan tersebut. Polisi pun belum bisa menyimpulkan S sebagai terduga maling motor.
(mir/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
12 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·