Pemkab Tapin Kalsel Studi Tata Kelola Pangan ke Badung Bali

Sedang Trending 47 menit yang lalu

, BADUNG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa. Kunjungan ini bermaksud untuk mempelajari secara langsung tata kelola pangan dan pengelolaan hasil pertanian nan diterapkan di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Tapin, Juanda, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan upaya untuk menggali pengalaman, berganti gagasan, dan memperoleh referensi mengenai pola pengelolaan sektor pangan nan telah sukses dijalankan oleh Pemkab Badung. "Kami belajar, menggali pengalaman, berganti pikiran, serta memperoleh referensi mengenai pola pengelolaan sektor pangan nan telah diterapkan Pemkab Badung," ujar Juanda.

Rombongan Pemkab Tapin secara spesifik mempelajari beberapa aspek penting. Fokus utama mereka adalah pengelolaan sektor pangan secara umum, pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) nan bergerak di bagian pangan, serta strategi pengembangan tata kelola upaya dan pengedaran hasil pertanian.

Sektor Pertanian Strategis bagi Tapin

Menurut Juanda, sektor pertanian, khususnya komoditas beras, merupakan sektor nan sangat strategis bagi Kabupaten Tapin. Oleh lantaran itu, diperlukan beragam referensi dan penemuan untuk terus memperkuat sistem pengelolaannya agar lebih efisien dan berkekuatan saing.

Selain itu, rombongan juga mendalami kebijakan dan penemuan nan dilakukan Pemkab Badung dalam membina BUMD pangan serta mengelola penggilingan padi. "Kami berambisi kunjungan ini dapat menjadi masukan untuk pengembangan kebijakan di wilayah kami," kata Wabup Juanda.

Badung Perkuat Pertanian Penopang Pariwisata

Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan bahwa sektor pariwisata selama ini menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat Badung. Namun, dia menekankan bahwa keberlanjutan sektor pariwisata perlu diimbangi dengan penguatan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

"Keberhasilan pembangunan suatu wilayah kudu bertumpu pada potensi nan dimiliki masing-masing daerah," kata Adi Arnawa. Ia menambahkan, Pemkab Badung mempunyai program prioritas berupa support hari raya sebesar Rp2 juta per kepala family (KK) bagi masyarakat nan berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Menurut Adi Arnawa, program tersebut mempunyai tujuan strategis untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta membantu mengendalikan inflasi daerah.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional