Jakarta -
Ketatnya persaingan di bumi kerja dan perkembangan ekonomi digital nan masif sekarang mendorong generasi muda untuk lebih aktif menciptakan kesempatan upaya mandiri. Salah satu nan berani mengambil kesempatan tersebut adalah seorang pemuda asal Banyuwangi nan telah mulai membangun upaya sejak di bangku SMA hingga akhirnya melahirkan brand lokal dengan nama THENATIONAL, Angga.
Angga bercerita pada 2016, dia sempat mencoba peruntungannya dengan membangun sebuah clothing brand. Namun, lantaran saat itu penjualannya tetap terbatas di kalangan kawan dekat dan belum dikelola secara serius, usahanya sempat terhenti ketika stok produknya habis.
Titik kembali Angga terjadi pada tahun 2018 ketika dia bekerja di bagian produksi sebuah distro nan aktif berdagang di Shopee. Dari sanalah dia menyerap pengetahuan secara langsung, mulai dari proses produksi hulu hingga strategi penjualan online hilir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman berbobot inilah nan memantapkan langkah Angga untuk mendirikan THENATIONAL secara serius pada tahun 2021.
"Awalnya upaya ini sebenarnya hanya mau keren-kerenan anak SMA aja ya. Tapi setelah di dalami dan menghasilkan, tujuan upaya ini menjadi semakin jelas ialah mengubah hidup," ungkap Angga, dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).
"Secara ekonomi saya terbatas, bukan dari family nan mapan, jadi saya mau punya jalan baru untuk memperbaiki keadaan," sambungnya.
Perjalanan upaya Angga tidak selalu mudah, di tahun pertama merintis usaha, dia menjalankan seluruh proses upaya dengan modal awal Rp 1 juta rupiah. Modal tersebut Angga gunakan untuk membeli 4 kilogram (kg) kain nan kemudian diproduksi menjadi beberapa kaos, sementara untuk sablon dia mengandalkan pihak ketiga.
Selain kaos, Angga juga mulai membikin jenis produk fesyen lainnya, seperti jaket, celana, topi, dan aksesori lainnya nan secara unik dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan fesyen generasi muda di rentang usia 17-30 tahun.
Angga mengambil inspirasi dari tren fesyen anak muda nan terus berkembang.
"Dari beragam produk tersebut, sekitar 70% produk kami tetap didominasi oleh kaos dan produk itu juga menjadi best seller hingga sekarang," ujar Angga.
Setelah lima tahun berjuang, kerja keras Angga sekarang berbuah hasil. Saat ini, penjualan THENATIONAL sudah mencapai puluhan ribu produk per bulannya. Tak hanya itu, dia juga bisa membangun sistem produksi berdikari nan mencakup pembuatan kain, penjahitan, hingga proses sablon.
Melalui upaya ini, Angga juga berkontribusi membuka lapangan kerja dengan memberdayakan 50 orang tenaga kerja nan mengisi beragam tim, mulai dari tim operasional hingga tim kantor.
Kesuksesan penjualan ini tentu dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya adalah kejelian Angga dalam memanfaatkan beragam program dan fitur di e-commerce, Shopee. Mulai dari Shopee Ads, Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, hingga fitur COD (Cash on Delivery) terbukti memberikan akibat nan sangat besar pada lonjakan transaksi di toko Shopee.
Selain itu, Angga juga aktif mengikuti beragam kampanye bulanan. Bahkan, rekor penjualan tertinggi justru sukses pecah pada momentum Ramadan dengan kenaikan hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kontribusi Penjualan Ekspor Capai 50% dengan Manfaatkan Program Ekspor di E-Commerce
Tak hanya sukses di penjualan domestik, Angga juga memanfaatkan beragam program ekspor di ecommerce nan identik dengan keranjang berwarna oren ini. Adapun program ekspor nan diikuti oleh THENATIONAL adalah Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee FLEXI nan memberikan kontribusi penjualan ekspor mencapai 50% dari total keseluruhan penjualan.
Melalui Program Ekspor Shopee, THENATIONAL sukses menjangkau pasar di Asia Tenggara dan Asia Timur. Sementara itu, melalui Program Ekspor Shopee FLEXI, produk THENATIONAL telah dipasarkan ke beragam negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Tailan, dan Brunei Darussalam.
Angga menuturkan proses manajemen di Program Ekspor Shopee FLEXI jauh lebih mudah lantaran memberikan elastisitas penuh baginya untuk mengelola akun penjualannya secara mandiri, mulai dari menentukan nilai jual, mengatur hiasan toko, hingga mengoptimalkan fitur promosi pendukung.
"Kalau pakai Program Ekspor Shopee FLEXI, proses manajemen hingga pengiriman ke luar negeri lebih mudah lantaran sistemnya elastis dan sama seperti penjualan domestik. Tak hanya bisa menentukan produk nan bakal diiklankan, dengan menggunakan program tersebut, penjual juga bisa mengatur hiasan toko dan penjelasan produk, hingga berinteraksi langsung dengan pembeli melalui fitur chat," jelas laki-laki berumur 27 tahun tersebut.
Dengan memanfaatkan beragam fitur di program ini, THENATIONAL bisa lebih dekat dan memahami preferensi pelanggannya di beragam negara. Bahkan, Angga mengaku dengan memaksimalkan fitur iklan Program Ekspor FLEXI penjualan THENATIONAL meningkat hingga 2x lipat, dengan ribuan produk sukses terjual per bulannya melalui FLEXI.
Saat ini, tiga negara dengan penjualan tertinggi bagi THENATIONAL adalah Malaysia, Filipina, dan Thailand. Menariknya, produk nan paling diminati di ketiga negara tersebut sama, ialah kaos dengan kreasi street style.
Bagi Angga, kesuksesan THENATIONAL jauh melampaui nomor penjualan. Berawal dari modal selembar kain 4kg, dia sukses membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang, melainkan batu loncatan menuju pasar dunia berbareng ekosistem digital nan tepat.
(akd/ega)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·