Padang tegaskan perlu keseimbangan lahan pertanian-kebutuhan investasi.
, PADANG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dan kebutuhan pembangunan serta investasi di daerah. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir pada Selasa di Kota Padang.
Hal ini diungkapkan Maigus Nasir saat rapat koordinasi percepatan penetapan dan integrasi lahan pertanian pangan berkepanjangan di Auditorium Gubernur Sumbar. Ia menegaskan komitmen Pemkot Padang dalam mendukung kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, namun menekankan pentingnya keseimbangan antara pertanian dan pembangunan.
Berdasarkan info nan dipaparkan, Kota Padang mempunyai lahan baku sawah seluas 4.357,74 hektare dengan sasaran penetapan lahan pertanian pangan berkepanjangan sebesar 3.791,23 hektare hingga 2029. Saat ini, luas lahan nan tersedia baru mencapai 2.123,64 hektare, menunjukkan kekurangan lahan sebesar 1.667,59 hektare.
Target 87 persen tersebut merupakan sasaran provinsi nan kudu dicapai berbareng seluruh kabupaten dan kota di Ranah Minang. Sebagai ibu kota provinsi, Pemkot Padang juga dihadapkan pada kebutuhan untuk mengakomodasi pembangunan dan investasi, termasuk pusat pemerintahan dan pendidikan.
Maigus menyatakan bahwa jika sasaran lahan pertanian pangan berkepanjangan sepenuhnya dibebankan kepada Pemkot Padang, sasaran tersebut bakal susah dicapai. Oleh lantaran itu, dia mengusulkan agar wilayah nan zonasinya tidak memungkinkan memenuhi sasaran dibantu oleh wilayah lain nan mempunyai potensi lahan lebih luas.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·