Rohman Wibowo
, Jurnalis-Senin, 22 Juni 2026 |21:37 WIB

Menko Airlangga (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kebijakan penyaluran stimulus untuk pembelian sepeda motor listrik dipastikan mengalami kemunduran jadwal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa program subsidi tersebut sekarang ditargetkan baru dapat digulirkan pada bulan Agustus mendatang.
"Insentif motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan," ucap Airlangga selepas bertemu pers di instansi Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ketika dikonfirmasi mengenai aspek nan melatarbelakangi penundaan stimulus bagi kendaraan ramah lingkungan ini, Airlangga menjelaskan bahwa sistem penerapannya saat ini tetap berada dalam tahap pertimbangan mendalam.
"Masih dikaji lagi, iya ditunda lagi, sementara dikaji dulu. (Alasan ditunda) tetap terus dikaji," ucap Airlangga.
Pada rencana awal, otoritas berkuasa beriktikad mengalokasikan kuota insentif bagi 200 ribu unit kendaraan listrik, nan terbagi rata masing-masing sebanyak 100 ribu unit untuk kategori motor dan mobil.
Agenda penyaluran support fiskal ini mulanya dijadwalkan dapat terealisasi mulai Juni 2026, bakal tetapi rencana tersebut akhirnya batal terlaksana sesuai tenggat semula.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengatakan soal insentif kendaraan listrik bakal dilakukan secara bertahap, nan dimulai pada 2026. Seturut itu, jumlah unit kendaraan nan diganjar insentif tetap dalam perumusan. Sejauh ini, pemerintah menargetkan insentif untuk 6 juta kendaraan listrik di permulaannya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·