Cikal Bintang
, Jurnalis-Kamis, 20 Agustus 2026 |21:01 WIB

RANS berkesempatan siarkan Liga Putri. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
JAKARTA – Gelaran turnamen sepak bola putri Srikandi Merdeka Cup 2026 menuai kesuksesan besar dan menarik perhatian luas dari publik Tanah Air. Tingginya antusiasme penonton ini membikin Chief Executive Officer (CEO) RANS Entertainment, Nagita Slavina, menyatakan ketertarikannya untuk memperluas support terhadap sepak bola wanita nasional dengan membuka kesempatan mengambil kewenangan siar Liga Putri Indonesia atau IWL 2026-2027.
Turnamen sepak bola putri Srikandi Merdeka Cup 2026 mendapat perhatian besar dari publik. Turnamen itu digelar di Supadsoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada 14 - 21 Agustus 2026.
1. Dorong Perkembangan Sepak Bola Putri
Ajang ini diikuti oleh delapan tim ialah Timnas Garuda Pertiwi, Putri Nusantara, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi. Turnamen ini menjadi bagian krusial dari perkembangan sepak bola putri.
RANS Entertainment menjadi pemegang kewenangan siar semua pertandingan di turnamen sepak bola putri itu. Kehadiran RANS menjadi bagian krusial dari keberlangsungan turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026.
"Animo dari masyarakat nan menonton turnamen Srikandi Merdeka Cup ini sangat menggembirakan dan terlihat dari jumlah concurrent viewer dan viewer nan sangat tinggi," kata Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono di Kantor I.League, Jakarta pada Kamis (20/8/2026).
Srikandi Merdeka Cup 2026 berhujung sukses. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
Tingginya animo masyarakat menjadi angin segar terhadap perkembangan sepak bola putri. Nagita mengatakan, perihal ini membuka kesempatan RANS untuk ikut andil mengembangkan sepak bola putri nasional.
"Semoga lah ke depannya memang banyak bakal ada lebih banyak lagi di RANS Entertainment didoain. Salah satunya Liga Putri, minta doanya semoga lancar," ungkap Nagita.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, mengonfirmasi bahwa proses komunikasi dengan RANS Entertainment menuju arah nan positif. Namun saat ini, proses penjajakan tetap dilakukan kedua belah pihak sebelum digelarnya IWL 2026-2027.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·