Pemerintah Targetkan Pembangunan 35 Ribu Kopdes Rampung 2-3 Minggu ke Depan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sejumlah pekerja melakukan pengecoran di letak pembangunan gerai bentuk Koperasi Desa Merap Putih, Desa Tegowangi, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Foto: Prasetia Fauzani/ANTARA FOTO

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Sebanyak 35 ribu Kopdes Merah Putih ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga pekan ke depan, sementara pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan melangkah sepanjang 2026.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota mengatakan, hingga Jumat (31/7), sebanyak 18.672 Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun. Sementara itu, sebanyak 3.558 koperasi lainnya tetap dalam tahap pembangunan.

"Untuk Koperasi Desa Merah Putih, per hari ini nan sudah selesai dibangun itu ada 18.672 per hari ini. Kemudian nan sedang dibangun totalnya adalah 3.558. Dan nan sudah mulai operasional per hari ini sudah 1.021," kata Joao usai upacara penutupan diklat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7).

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota Usai Upacara Penutupan Diklat SPPI KDKMP/KNMP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Dia mengatakan progres pembangunan terus dikebut agar sasaran 35 ribu Kopdes Merah Putih dapat segera tercapai.

"Dan nan belum selesai pun sesuai dengan statistik nan ada, kurang lebih sekitar 2-3 minggu ke depan 35.000 bakal selesai," ujarnya.

Sejalan dengan pembangunan bentuk koperasi, pemerintah juga mulai menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola operasionalnya. Lulusan Diklat SPPI nan telah selesai mengikuti pendidikan bakal segera ditempatkan di koperasi nan sudah siap berjalan.

Ia menyebut saat ini sebanyak 1.021 Kopdes Merah Putih telah mulai beroperasi. Agrinas juga telah menyiapkan support rantai pasok untuk koperasi nan bakal berjalan.

"Kita sekarang sudah melakukan PO, mengeluarkan PO untuk 10.000 koperasi nan sudah siap operasional ditambah dengan nan sudah diresmikan pada bulan Mei kemarin oleh Bapak Presiden, totalnya 1.061," katanya.

Ilustrasi Kampung Nelayan Merah Putih. Foto: Dok. KKP

Selain Kopdes Merah Putih, pemerintah juga mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara, Kharisma Febriansyah, menyebut berasas info Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), program KNMP tahun ini ditargetkan mencapai 1.369 titik.

"Untuk Kampung Nelayan Merah Putih, sampai dengan saat ini di KKP terdaftar sekitar 100 titik. Itu adalah nan tahun kemarin. Tapi untuk tahun ini targetnya total adalah 1.369 titik. Dan semua sedang dalam proses pembangunan," kata Kharisma.

Program KNMP juga menjadi salah satu letak penempatan lulusan Diklat SPPI. Dari total 33.785 peserta nan dinyatakan lulus dalam Diklat SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026, sebanyak 5.159 peserta dipersiapkan untuk susunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Kharisma juga mengatakan para manajer nan ditempatkan di Kampung Nelayan Merah Putih bakal mendapat pendampingan selama dua tahun.

"Dari Agrinas Jaladri Nusantara, kami bakal selalu bekerja sama dengan KKP terhadap pendampingan para manajerial, para manajer di Kampung Nelayan Merah Putih selama dua tahun ke depan," kata Kharisma.

Ia mengatakan terdapat tiga skema pengembangan upaya nan disiapkan sesuai kondisi masing-masing kampung nelayan.

"Apabila di situ sudah terjadi ekosistem nan sudah stabil, maka kita bakal monitoring dan mengevaluasinya. Tapi andaikan di situ baru ada ekosistem nan tumbuh dan bisa dikembangkan, kita bakal berupaya mendorong untuk perkembangannya. Dan andaikan di Kampung Nelayan nan baru dibangun belum ada ekosistem, maka kita bakal menciptakan ekosistem upaya nan baru," jelas Kharisma.

"Jadi ketiga skema upaya ini sedang kita godok gimana mekanismenya dan semoga para manajer nan ditutup pendidikannya saat ini bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan