Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 23 Maret 2026 |07:03 WIB

Pemerintah siapkan skema WFH satu hari pasca Lebaran demi irit BBM. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA — Pemerintah siapkan skema WFH satu hari pasca Lebaran demi irit BBM.
Pemerintah sedang mematangkan rencana pemberlakuan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home / WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan sektor swasta. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah ancaman terganggunya pasokan minyak mentah akibat eskalasi bentrok di Timur Tengah.
Presiden Prabowo Subianto menilai efisiensi dari kebijakan ini sangat signifikan. WFH bisa mereduksi penggunaan daya operasional harian hingga 20 persen alias seperlima dari total pengeluaran biasanya.
"Baik lantaran itu ada penghematan, dari segi penggunaan mobilitas dari bensin. Penghematannya cukup signifikan, 1/5 dari apa nan biasa kita keluarkan," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Meskipun rencana ini sudah mengemuka, Airlangga menegaskan bahwa penerapan teknisnya tetap memerlukan koordinasi mendalam dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pembahasan intensif dijadwalkan bakal segera dilakukan begitu masa libur Lebaran usai.
"WFH bakal didetailkan, tetapi sesudah Lebaran kita bakal melakukan," tegas Airlangga.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·