Pemerintah alokasikan Rp6,26 triliun untuk training vokasi dan magang bagi 50 ribu korban PHK.(Dok. Antara)
PEMERINTAH menyiapkan program training vokasi nasional bagi 50 ribu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi untuk semester II 2026. Selain bagi korban PHK, program ini juga menargetkan 220 ribu peserta dari kalangan lulusan SMA dan SMK.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menyiapkan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Langkah ini diambil untuk memperkuat daya saing tenaga kerja di tengah dinamika ekonomi nasional.
“Tentu langkah nan sudah dan sedang kami lakukan adalah menyiapkan program dengan sebaik-baiknya,” ujar Yassierli dalam konvensi pers di Jakarta, Senin (22/6).
Selain training vokasi, pemerintah melanjutkan program Magang Nasional (MagangHub) angkatan kedua tahun 2026. Target peserta magang mencapai 150 ribu orang sepanjang tahun ini, dengan agenda penyelenggaraan nan direncanakan mulai melangkah pada Juli 2026.
Khusus untuk program magang dan vokasi, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp6,26 triliun pada semester II 2026. Dana tersebut merupakan bagian dari total stimulus ekonomi paruh kedua tahun ini nan mencapai Rp26,34 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, merinci bahwa total stimulus tersebut mencakup insentif transportasi sebesar Rp2,04 triliun, anggaran magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta support pangan senilai Rp18,04 triliun.
“Jadi total stimulus nan dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester II ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun. Program magang dan vokasi diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian di masyarakat,” kata Airlangga.
Pada angkatan kedua ini, pemerintah bakal melakukan penyempurnaan, termasuk integrasi sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta magang juga bakal mendapatkan duit saku setara bayaran minimum serta perlindungan agunan sosial ketenagakerjaan (JKK dan JKM).
Sebagai informasi, Program Magang Nasional 2025 sebelumnya telah diikuti oleh 102,6 ribu peserta dengan melibatkan 8.048 perusahaan dan lembaga pemerintah di seluruh Indonesia.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·