Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Dok. Fraksi Partai Golkar)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa pemerintah telah menyelesaikan penyambungan listrik di 1.400 desa di seluruh Indonesia. Pencapaian ini menjadi salah satu poin utama nan disampaikan Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Selasa (28/7).
Bahlil menjelaskan bahwa dari total sekitar 11.000 desa nan sebelumnya belum teraliri listrik, sebanyak 1.400 desa sekarang telah selesai dikerjakan dan siap untuk diresmikan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memeratakan akses daya di wilayah-wilayah terpencil.
"Ada sekitar dari 11.000 desa nan belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 nan sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan. Jadi saya bakal laporkan kepada Bapak Presiden," ujar Bahlil kepada awak media.
Selain persoalan elektrifikasi desa, rapat terbatas tersebut juga membahas penataan sektor pertambangan dan persiapan peresmian pabrik Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Pabrik ini merupakan pemain kunci dalam ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
Bahlil menegaskan bahwa pembangunan pabrik CATL nan dimulai pada 2025 sekarang telah rampung dan siap beraksi secara komersial. Kehadiran pabrik ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan program hilirisasi nikel nan dicanangkan pemerintah.
"Sekarang (pembangunannya) sudah selesai, sudah bisa berproduksi. Ini bagian daripada penerapan hilirisasi daripada nikel," pungkas Bahlil. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·