Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mulai mengarahkan konsentrasi pada pengembangan sektor industri untuk sasaran tahun 2027. Penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing menjadi dua prioritas utama, terutama di tengah kebutuhan memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ketahanan industri nasional di pasar global.
Sektor industri tetap menjadi salah satu tumpuan utama dalam menyerap tenaga kerja secara masif. Oleh lantaran itu, arah pengembangan industri ke depan tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga keberlanjutan dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Fokus Kemenperin adalah pada sektor industri nan bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, lantaran salah satu tantangan utama negara kita saat ini adalah masalah ketenagakerjaan," ujar Sarmuji di ICE BSD, Rabu (14/10/2026).
Selain penyerapan tenaga kerja, penguatan pada sektor-sektor unggulan juga menjadi perhatian prioritas. Industri nan telah mempunyai modal daya saing kuat bakal terus didorong agar dapat meningkatkan produktivitas dan memperkuat posisinya di pasar internasional.
Pendekatan ini dinilai krusial mengingat setiap sektor mempunyai karakter serta potensi pertumbuhan nan bervariasi. Pengembangannya perlu memperhitungkan kekuatan domestik nan sudah ada sekaligus kesempatan pemanfaatan pasar nan lebih luas.
"Tentu kita mau menumbuhkan sektor-sektor nan mempunyai kelebihan kompetitif agar bisa kita sorong menjadi lebih unggul lagi. Jadi, penguatan daya saing merupakan rumor sangat krusial nan kami tekankan untuk 2027," kata Sarmuji.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·