Ilustrasi(Antara)
PEMERINTAH mengalokasikan anggaran dahsyat sebesar Rp1,54 triliun untuk memberikan insentif dan diskon tiket transportasi massal. Kebijakan ini ditujukan guna mendukung mobilitas masyarakat selama dua periode besar, ialah libur sekolah dan masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menstimulus sektor pariwisata domestik. Anggaran tersebut terbagi ke dalam beberapa skema insentif, mulai dari potongan nilai tiket kereta api, kapal laut, hingga pembebasan pajak untuk tiket pesawat.
Rincian Insentif Periode Libur Sekolah (Juni-Agustus 2026)
Untuk periode libur sekolah nan sedang berlangsung, pemerintah menyiapkan biaya sebesar Rp190,5 miliar untuk moda transportasi darat dan laut dengan sasaran 3 juta penumpang. Selain itu, terdapat insentif unik untuk sektor penerbangan.
| Tiket Kereta Api | Diskon 30% | 20 Juni - 5 Juli 2026 |
| Tarif Dasar Kapal Laut | Diskon 30% | 20 Juni - 15 Agustus 2026 |
| Jasa Kepelabuhanan ASDP | Gratis (0%) | 20 Juni - 5 Juli 2026 |
| PPN Tiket Pesawat Ekonomi | DTP 100% (Anggaran Rp472,7 M) | Periode Libur Sekolah |
Persiapan Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
Memasuki akhir tahun, pemerintah kembali mengucurkan biaya sebesar Rp161,4 miliar untuk potongan nilai transportasi darat dan laut dengan sasaran 2,8 juta penumpang. Sektor penerbangan mendapatkan porsi insentif terbesar pada periode ini.
- Kereta Api: Diskon 30% (22 Desember 2026 – 4 Januari 2027).
- Kapal Laut: Diskon 30% (17 Desember 2026 – 10 Januari 2027).
- ASDP: Pembebasan tarif jasa kepelabuhanan (22 Desember 2026 – 10 Januari 2027).
- Pesawat Terbang: PPN DTP 100% untuk kelas ekonomi domestik dengan alokasi Rp722 miliar, menargetkan 3,7 juta penumpang.
Analisis Strategis: Total anggaran Rp1,54 triliun ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah musim liburan. Fokus pada PPN DTP 100% untuk pesawat kelas ekonomi diharapkan bisa menekan nilai tiket pesawat nan kerap melambung tinggi saat high season.
"Total anggaran untuk inisiatif dan potongan nilai transportasi selama dua momentum besar, baik libur sekolah dan Natal-Tahun Baru adalah sebesar Rp1,54 triliun," pungkas Menhub Dudy dalam konvensi pers di Jakarta, Senin (22/6). (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·