Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

Sedang Trending 11 menit yang lalu

Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

Menteri PU Dody Hanggodo.

JAKARTA - Pemerintah mempercepat penanganan prasarana terdampak musibah dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Tak hanya pusat, pemerintah wilayah juga diminta berkedudukan aktif dalam upaya pemulihan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meminta jajarannya bergerak sejak fase awal musibah untuk membuka akses jalan, memulihkan air bersih, hingga memastikan akomodasi dasar kembali berfungsi. Ini terlihat dalam penanganan gempa di Flores, NTT.

Saat turun ke Nagekeo, NTT, Menteri Dody meminta pemerintah wilayah segera menyampaikan titik-titik kerusakan tanpa kudu menunggu seluruh proses pendataan rampung. Menurutnya, info awal diperlukan agar tim teknis dan perangkat berat dapat lebih sigap bergerak ke letak terdampak.

“Kami datang pada setiap bencana, lantaran pengarahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh bersungkawa berlama-lama, secepatnya kita kudu bangkit. Jadi saya minta diberikan info lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody, Sabtu (22/8/2026).

Hingga 16 Agustus, sembilan ruas jalan nasional nan terdampak gempa telah kembali fungsional. Delapan ruas berada di jalur Trans Flores dari Labuan Bajo menuju Ende dan Maumere, sementara satu lainnya ruas Ruteng-Reo-Kedindi.

Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT mengerahkan tujuh ekskavator dan empat loader ke beragam letak terdampak.

Meski akses utama dapat dibuka, petugas tetap menghadapi tantangan di sejumlah titik. Salah satunya ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue nan mempunyai setidaknya 10 titik longsor.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com