Taufik Fajar
, Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |22:27 WIB

Aplikasi untuk UMKM (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memfasilitasi landing page UMKM Sumatera Bangkit untuk memperluas akses pasar dan mendukung pemulihan upaya terdampak musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sosialisasi pemanfaatan landing page UMKM Sumatera Bangkit dilakukan melalui Klinik UMKM Bangkit, Kamis (17/9), di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya dan secara paralel di Aceh Utara serta Aceh Tamiang.
Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM Ari Anindya mengatakan akomodasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan upaya dengan membuka akses pemasaran nan lebih luas bagi pemilik upaya terdampak bencana.
"Landing page ini memfasilitasi akses pemasaran dan digitalisasi agar UMKM lebih mudah mengenalkan produk dan mendapat akses pasar seluas-luasnya pascabencana," ujar Ari.
Pendampingan serupa sebelumnya dilaksanakan di Banda Aceh, Medan, Padang, dan Pidie pada Kamis (10/9), serta dijadwalkan berjalan di Tapanuli Tengah pada Selasa (22/9).
Hingga 26 Agustus 2026, sebanyak 4.425 UMKM terdampak musibah tercatat telah berasosiasi dalam landing page UMKM Sumatera Bangkit. Sebanyak 2.128 produk lokal telah ditampilkan dengan mencapai 40,63 juta transaksi senilai lebih dari Rp32 juta.
Menurut Ari, capaian tersebut menunjukkan bahwa landing page sebagai salah satu jasa konkret Klinik UMKM Bangkit dapat menjadi kanal pemasaran bagi UMKM dari tiga provinsi terdampak musibah untuk menjangkau konsumen nan lebih luas sekaligus meningkatkan kesempatan penjualan.
"Karena itu, UMKM terdampak musibah kudu berani masuk ekosistem digital dan e-commerce untuk memperluas pasar. Konsumen sekarang semakin mengandalkan shopping daring," kata Ari.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·