Pemda DIY Sidak Empat SPPG, Pastikan Higienitas Makanan MBG

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pemda DIY Sidak Empat SPPG, Pastikan Higienitas Makanan MBG Pemda DIY memeriksa SPPG secara mendadak.(Dok.Istimewa)


PEMERINTAH Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berbareng Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Yogyakarta, Senin (21/9) awal hari. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan dan pengedaran makanan memenuhi standar kebersihan, higienitas, sanitasi, dan keamanan pangan.

Dua tim campuran diterjunkan dalam sidak tersebut. Mereka memeriksa kondisi dapur, alur pengolahan makanan, kebersihan peralatan dan lingkungan kerja, hingga proses pemorsian sebelum makanan didistribusikan kepada siswa.

Sekretaris Daerah DIY sekaligus Ketua Satgas MBG DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan seluruh petugas SPPG kudu menjalankan standar operasional prosedur (SOP) nan telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Tidak boleh ada tahapan nan dilewati dalam proses penyiapan makanan.

“SOP-nya tetap dijalani. Ini amanah nan diberikan, kita kudu dapat membantu dengan bekerja maksimal. Kan sudah ada juga SOP dari BGN nan mengatur semua. Kalau prosedurnya kudu begini, mempersiapkan apa, jangan ada nan dilewati alias kemudian diabaikan,” ujar Ni Made.

Menurut dia, kebersihan dapur menjadi salah satu aspek krusial nan kudu diperhatikan. Risiko kontaminasi tidak hanya muncul dari bahan baku alias proses memasak, tetapi juga dapat terjadi pada tahapan setelah makanan matang, termasuk saat pemorsian dan pengemasan.

Karena itu, seluruh petugas SPPG diminta menjaga kebersihan peralatan, lingkungan kerja, serta memastikan makanan tidak terpapar sumber kontaminasi sebelum sampai kepada penerima manfaat.

“Kontaminasi itu bisa dari mana saja. Bahan bakunya sudah benar, langkah masaknya sudah benar, tetapi kelalaian mini itu bisa membikin makanan terkontaminasi. Kita kudu berupaya agar program ini bisa dipercaya dengan memastikan SOP dan seluruh prosedur dijalankan, serta syarat-syarat nan kudu dipenuhi SPPG betul-betul dipenuhi,” jelasnya.

Dalam sidak tersebut, sejumlah pejabat Pemda DIY turut turun langsung, antara lain Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda DIY Aria Nugrahadi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Anna Rina Herbranti, Kepala Dinas Kesehatan DIY Gregorius Anung Trihadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY Lilik Andi Aryanto, serta sejumlah Koordinator Regional BGN DIY.

KONSISTEN JAGA KUALITAS
Ni Made juga meminta petugas SPPG tetap konsisten menjaga kualitas pelayanan meskipun program MBG mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Menurut dia, kepercayaan publik bakal terbentuk dari penyelenggaraan program nan sesuai prosedur dan konsisten.

“Image itu nan membentuk kita sendiri, jangan menyalahkan masyarakat. Penilaian masyarakat itu adalah hasil dari kerja kita sendiri. Kalau kemudian prosedurnya kita lakukan dengan betul dan baik, insyaallah program ini bakal melangkah dengan baik. Itu semua tergantung dari kita,” tegasnya.

Sidak tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemantauan dan mitigasi Pemda DIY untuk mencegah terjadinya persoalan keamanan pangan nan dapat mengganggu penyelenggaraan program MBG. Pemeriksaan lapangan bakal menjadi bahan pertimbangan untuk memperkuat kesiapan operasional SPPG.

Pemda DIY berbareng Satgas MBG dan Korwil BGN DIY bakal merekap hasil pemeriksaan untuk mengidentifikasi sejumlah perihal nan tetap perlu diperbaiki. Kekurangan nan ditemukan di lapangan bakal diteruskan kepada penanggung jawab SPPG untuk ditindaklanjuti. “Setelah selesai semua, kita bakal ada rapat untuk merekap dan kemudian ada hal-hal nan perlu kita dalami,” kata Ni Made.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh SPPG di DIY menjalankan pengolahan makanan sesuai SOP, terutama dalam aspek sanitasi dapur, kebersihan peralatan, pengemasan, dan pemorsian. Pengawasan dilakukan untuk menjaga kualitas makanan sekaligus memastikan program MBG melangkah dengan standar keamanan pangan nan ditetapkan. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia