Pembangunan Sekolah Rakyat Dikebut, Pekerja Ditambah 700 Orang

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Jakarta -

PT Nindya Karya (Persero) mempercepat pembangunan proyek Sekolah Rakyat di beragam daerah, termasuk Kabupaten Takalar dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Percepatan dilakukan dengan menambah tenaga kerja sekitar 700 orang dan menerapkan sistem double shift.

Langkah percepatan ini untuk memastikan proyek Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu sesuai target. Terlebih mengingat proyek ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto, nan berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan di Indonesia melalui Pendidikan gratis.

Komisaris Utama Nindya Karya, Michael Umbas, mengatakan proyek Sekolah Rakyat ini kudu dikerjakan secara serius lantaran dinilai mempunyai akibat langsung kepada masyarakat. Ia juga menekankan setiap hambatan di lapangan kudu ditangani secara sigap dan terkoordinasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap hambatan kudu direspons terbuka, dikoordinasikan dengan seluruh stakeholder, dan diselesaikan dengan solusi nan tepat. Target penyelesaian kudu tetap dijaga," kata Michael dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, Michael juga sempat melakukan peninjauan letak pada proyek pembangunan di Kabupaten Takalar dan Kota Makassar pada Sabtu (2/5). Hal ini dilakukan untuk memastikan proyek melangkah sesuai sasaran dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, tata kelola nan baik, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ia menjelaskan secara lingkup pekerjaan, pembangunan Sekolah Rakyat di kedua wilayah itu mencakup Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, Pekerjaan Persiapan Lahan, Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Arsitektur, Pekerjaan Mekanikal Elektrikal dan Plumbing serta Pekerjaan Furniture.

Di Kabupaten Takalar, proyek ini dibangun di atas lahan kurang lebih 58.910 m2, sementara di Kota Makassar, pembangunan dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 71.239 m2.

"Di Takalar, proyek tetap berada dalam tahap penyelesaian dengan waktu pengerjaan nan tersisa. Untuk memastikan sasaran dapat tercapai, tim proyek telah melakukan beragam langkah percepatan, di antaranya dengan menambah tenaga kerja hingga sekitar 700 orang serta menerapkan sistem kerja double shift," terangnya.

Dalam kesempatan ini, dia mengingatkan agar proyek dapat diselesaikan dengan tepat waktu tanpa pengajuan perpanjangan, dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja. Selanjutnya, pada proyek Sekolah Rakyat di Kota Makassar, progres pembangunan tercatat lebih tinggi dari proyek di Takalar dan tentunya dengan sisa waktu pekerjaan nan ada bakal lebih optimis untuk dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Meski progres relatif lebih baik, Umbas tetap mendorong percepatan melalui penambahan tenaga kerja serta optimasi pengedaran material dan penyelesaian rumor teknis di lapangan.

"Kami memandang komitmen tim di lapangan cukup baik. Ini kudu terus dijaga dan diperkuat agar sasaran penyelesaian tercapai sesuai rencana," ujar Umbas.

(igo/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance