Ilustrasi(ANTARA/Dishub DKI Jakarta)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memacu penyelesaian proyek pembangunan Jalan Layang (Flyover) Latumenten di Jakarta Barat. Memasuki pertengahan tahun 2026, pengerjaan bangunan sekarang difokuskan pada pemasangan struktur atas di area persimpangan nan mempunyai volume lampau lintas sangat tinggi.
Progres Fisik Mencapai Tahap Krusial
Kepala Dinas Bina Marga menyatakan bahwa saat ini progres pembangunan telah menyentuh nomor 78 persen. Akselerasi pengerjaan dilakukan dengan menambah intensitas kerja pada malam hari untuk memasang gelagar beton (box girder) tanpa menghentikan total arus lampau lintas di bawahnya.
Proyek ini dirancang untuk menghilangkan titik bentrok di perlintasan sebidang kereta api nan selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di ruas jalan Latumenten. Dengan percepatan ini, diharapkan uji coba fungsional dapat dilakukan pada kuartal keempat tahun 2026.
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Sehubungan dengan adanya pekerjaan berat di median jalan, Dinas Perhubungan memberlakukan penyempitan lajur di beberapa titik. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan agenda pengerjaan dan mengikuti pengarahan petugas di lapangan.
Beberapa jalur pengganti nan direkomendasikan antara lain:
- Pengalihan arus via Jalan Tubagus Angke untuk kendaraan dari arah Utara.
- Penggunaan ruas Tol Dalam Kota (Grogol-Pluit) untuk menghindari area konstruksi.
- Pemanfaatan jalur arteri Tanjung Duren bagi kendaraan roda dua.
Informasi Penting bagi Pengendara
Pekerjaan pengangkatan material berat biasanya dilakukan mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Pada jam tersebut, potensi penutupan jalan sementara dapat terjadi sewaktu-waktu demi keamanan pengguna jalan.
Manfaat Strategis Flyover Latumenten
Secara teknis, jalan layang ini bakal memisahkan arus kendaraan lokal dengan kendaraan nan menuju arah Pluit alias Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan transportasi dengan meniadakan pertemuan langsung antara kendaraan bermotor dan kereta api komuter.
People Also Ask (FAQ)
Kapan Jalan Layang Latumenten selesai?
Target penyelesaian bangunan secara keseluruhan dijadwalkan pada akhir tahun 2026, dengan rencana peresmian pada Desember 2026.
Apakah ada penutupan jalan total selama pembangunan?
Hingga saat ini tidak ada penutupan jalan total secara permanen. Penutupan hanya berkarakter situasional dan sementara pada malam hari saat pemasangan girder berat.
Apa tujuan utama pembangunan Flyover Latumenten?
Tujuan utamanya adalah mengurai kemacetan di persimpangan Latumenten dan menghilangkan perlintasan sebidang kereta api guna meningkatkan kelancaran serta keselamatan lampau lintas.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·