Seorang petugas tengah melakukan penyemprotan air di lahan kebakaran di TPA Ciniru, Kabupaten Kuningan.(MI/NURUL HIDAYAH)
ASAP pekat tetap menyelimuti letak Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Kamis (20/8). Proses pemadaman telah memasuki hari kesembilan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Kuningan, Usep Sumirat menjelaskan hingga hari ini proses pemadaman api tetap terus dilakukan.
“Sifat kebakaran di TPA ini mempunyai karakter tersendiri. Api tidak hanya muncul di permukaan tapi juga di dalam tumpukan sampah,” tuturnya.
Pihaknya telah bekerja sama dengan BPBD Kota Cirebon untuk mengoperasikan drone thermal.
“Penggunaannya membantu kita untuk memetakan titik-titik mana nan paling rawan, nan kelihatannya apinya tetap cukup besar. Bisa dilihat juga derajat kepanasannya, kita optimalkan di situ,” lanjut dia.
Sementara itu Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Eko Kuswantoro menjelaskan drone thermal memetakan luasan api dan memantau titik-titik panas nan tetap terdapat di area TPA.
“Dari hasil nan disampaikan oleh tim kami rupanya tetap ada titik panas di area TPA. Suhunya di kisaran 80 derajat celcius," tambahnya.
Pihaknya tetap bakal membantu dengan melakukan pemantauan titik panas di area TPA.
Sementara itu untuk menjaga stamina dan kesehatan petugas campuran nan tengah melakukan pemadaman api di area TPA Ciniru, Dinkes Kabupaten Kuningan menyiagakan ambulans dengan tenaga medisnya.
“Mereka bekerja untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan petugas pemadaman,” papar Agah Nugraha, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Kuningan.
TPA di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, terbakar pada Rabu (12/8) lalu. cuaca panas ditambah angin nan bertiup kencang membikin proses pemadaman susah dilakukan. Hingga kini, proses pemadaman api tetap berlangsung.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·