Pelatih Bali United asal Belanda Johnny Jansen (tengah)(ANTARA/Fikri Yusuf)
PELATIH Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia setelah menyelesaikan musim pertamanya di Tanah Air. Juru strategi berkebangsaan Belanda tersebut mengaku terkesan dengan antusiasme luar biasa nan ditunjukkan oleh para pencinta sepak bola lokal.
Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu (18/6/2026), Jansen menyatakan bahwa sepak bola telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di beragam wilayah di Indonesia. Pengalaman ini menjadi perihal baru nan sangat dinikmatinya sejak menukangi tim berjuluk Serdadu Tridatu.
"Sepak bola dengan banyak antusiasme (passion). Itu sangat menyenangkan jika Anda memandang para penggemar, memandang para pemain, saya suka itu. Gairahnya sangat bagus," ungkap mantan pembimbing klub Eredivisie, PEC Zwolle tersebut.
Kesan Mendalam di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Bagi Jansen, support suporter memberikan warna tersendiri nan jarang dia temukan di negara lain. Ia secara unik menyoroti hubungan selaras antara tim dengan para pendukung saat berkompetensi di markas mereka, Gianyar.
"Saya sangat senang bermain acapkali di Dipta (Stadion Kapten I Wayan Dipta) dengan fans nan luar biasa, hubungan nan baik dengan mereka," tambahnya.
Statistik Bali United di BRI Super League 2025/2026:
| Peringkat Akhir | 8 |
| Total Poin | 51 Poin |
| Jumlah Pertandingan | 34 Laga |
| Home Base | Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar |
Progres Signifikan Serdadu Tridatu
Meski menutup kejuaraan Super League 2025/2026 di ranking kedelapan klasemen akhir, Jansen tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan anak asuhnya.
Menurutnya, Bali United telah menunjukkan kemajuan nan signifikan jika dibandingkan dengan awal musim.
Ia menilai proses penyesuaian dan transformasi permainan tim melangkah ke arah nan positif.
"Tapi sejujurnya saya sangat menyukainya jika memandang proses tim kami, kami mengambil langkah besar ke depan. Jadi saya sangat senang dengan apa nan saya lihat," tegasnya.
Menutup musim perdananya, Jansen mengakui banyak belajar dari dinamika sepak bola Indonesia nan mempunyai karakter sangat berbeda dengan kejuaraan di Eropa. Pengalaman satu musim ini dianggapnya sebagai modal berbobot untuk menatap tantangan di musim mendatang berbareng Bali United. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·