Seorang pelajar SMP berinisial AAF (13), penduduk Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, meninggal bumi diduga akibat dirundung atau bullying. Polisi tetap mendalami kasus ini.
Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan, AFF meninggal bumi pada Minggu (2/8) malam. Pihak family lantas melaporkan kasus ke polisi.
"Begitu menerima aduan, personil Satreskrim Polres Pemalang berbareng Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka di Desa Semingkir, untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan awal dari orang tua korban," ujar Wildan, Selasa (4/8).
Ia menjelaskan, korban sempat dirawat di RS Mardhatillah Randudongkal selama 1 hari namun sayang nyawanya tak tertolong.
"Kami tetap menunggu hasil rekam medis dari rumah sakit Mardhatillah Randudongkal, di mana korban sempat dirawat selama 1 hari, sebelum dinyatakan meninggal dunia," jelas dia.
Polisi juga bakal melakukan autopsi untuk mengungkap pasti penyebab kematian korban.
"Saat ini kami tetap melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan dinas dan lembaga terkait," imbuh dia.
Ia menegaskan, kasus ini tetap terus didalami dan bakal ditangani secara ahli sesuai prosedur norma nan berlaku.
"Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional, jika ditemukan unsur pidana, maka bakal kami proses sesuai prosedur norma nan berlaku," kata Wildan.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·