Pelabuhan utama minyak Rusia, Primorsk, nan berada di Laut Baltik, terbakar akibat serangan pesawat nirawak (drone) nan diduga dilancarkan Ukraina. Pemerintah Rusia menyebut kejadian tersebut sukses dikendalikan dengan sigap tanpa akibat besar terhadap operasional.
Dilansir Bloomberg, Minggu (3/5), Gubernur wilayah Leningrad, Alexander Drozdenko, mengatakan sistem pertahanan udara Rusia sukses menjatuhkan lebih dari 60 drone nan menargetkan area tersebut. Ia menambahkan, kebakaran nan sempat terjadi di area pelabuhan telah dipadamkan dan tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Pelabuhan Primorsk merupakan bagian vital ekspor daya Rusia, dengan kapabilitas pengiriman minyak dan produk olahan solar sebanyak lebih dari 1 juta barel per hari. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas pelabuhan ini kerap terganggu akibat serangkaian serangan drone. Pada 23 Maret lalu, operasional pemuatan kapal tanker apalagi sempat dihentikan sementara akibat serangan serupa.
Serangan terhadap Primorsk menjadi bagian dari eskalasi strategi Ukraina nan menargetkan prasarana daya Rusia. Langkah ini ditujukan untuk menekan pendapatan daya Moskow, terutama di tengah lonjakan nilai minyak dunia nan dipicu bentrok geopolitik, termasuk ketegangan di area Timur Tengah.
Gangguan juga terjadi di pelabuhan Tuapse di Laut Hitam, nan dilaporkan mengalami interupsi operasional secara berkala akibat serangan berulang dalam dua pekan terakhir. Selain itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan dua kapal tanker nan mengenai dengan armada gambaran Rusia diserang di dekat Pelabuhan Novorossiysk, sehingga tidak lagi dapat beroperasi.
Di sisi lain, Rusia menyebut telah menghadapi total 334 serangan drone dalam satu malam, termasuk di wilayah dekat Moskow. Serangan juga menyebabkan kebakaran di sebuah akomodasi industri di wilayah Voronezh setelah dihantam 14 drone.
Sementara itu, militer Ukraina mengeklaim sukses mencegat sebagian besar serangan jawaban Rusia, dengan 249 dari 268 drone sukses ditembak jatuh, serta mencatat adanya peluncuran rudal balistik.
Dampak bentrok juga meluas ke wilayah Eropa Utara. Sebuah drone dilaporkan melanggar wilayah udara dekat Finlandia, sementara Estonia turut melaporkan pelanggaran singkat di wilayah udaranya. Insiden ini menandai meningkatnya akibat keamanan regional seiring eskalasi bentrok nan kian meluas.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·